WhatsApp Icon
banner

Berita Terkini

BAZNAS Kabupaten Subang Salurkan Bantuan Program Subang Cageur untuk Pasien di RSUD Subang
BAZNAS Kabupaten Subang Salurkan Bantuan Program Subang Cageur untuk Pasien di RSUD Subang
Subang, 17 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui Program Subang Cageur. Pada hari Jumat, 17 Juli 2026, BAZNAS Kabupaten Subang menyalurkan bantuan kepada Rija, warga Kampung Sengon RT 14 RW 05, Desa Rancajaya, yang saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Subang. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Subang, Wahyudin, S.Pd.I. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Komisi I, Hj. Elita Budiarti, S.KM., M.Si., sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kondisi kesehatan. Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari Program Subang Cageur, salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Subang di bidang kesehatan yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak serta meringankan beban biaya selama menjalani pengobatan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat merupakan amanah dari para muzaki yang harus disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. "Melalui Program Subang Cageur, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara Rija beserta keluarga, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Semoga beliau segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala," ujarnya. Sementara itu, Hj. Elita Budiarti, S.KM., M.Si. mengapresiasi langkah BAZNAS Kabupaten Subang yang secara konsisten hadir memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara lembaga pemerintah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kekuatan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Pihak keluarga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Mereka berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu ketika menghadapi kondisi darurat kesehatan. BAZNAS Kabupaten Subang berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai program kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, dakwah, serta kesehatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kabupaten Subang. cierengciereng
17/07/2026 | Adm
Sosialisasi Zakat Mal, Zakat Pertanian dan Launching Program BAZNAS Subang BERSERI Digelar di Desa Kosambi
Sosialisasi Zakat Mal, Zakat Pertanian dan Launching Program BAZNAS Subang BERSERI Digelar di Desa Kosambi
Subang – Kamis (16/7/2026) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang terus memperkuat optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga tingkat desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Zakat Mal, Zakat Pertanian serta Launching Program BAZNAS Subang BERSERI (Berinfak Seribu Setiap Hari) yang dilaksanakan di Desa Kosambi, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Subang KH. Satibi, S.Pd.I., M.M., Kepala Bagian I Bidang Penghimpunan Ma'mun, S.IP., Kepala Bagian IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum Ujang Yusup Zavet, Ketua UPZ Kecamatan Cipunagara Nurtajudin, S.Pd.I., Ketua UPZ Desa Kosambi Ustadz Jujun, Pemerintah Desa Kosambi, perangkat desa, para Ketua RT dan RW, seluruh pengurus UPZ Desa Kosambi, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), kader PKK, serta kader Posyandu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Subang dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai kewajiban zakat sekaligus membangun budaya berinfak secara berkelanjutan melalui Program BAZNAS Subang BERSERI (Berinfak Seribu Setiap Hari). Dalam kesempatan tersebut, KH. Satibi, S.Pd.I., M.M. menyampaikan materi utama mengenai pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Ia menjelaskan bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan sosial apabila dikelola secara profesional, amanah, dan tepat sasaran. Selain menjelaskan ketentuan Zakat Mal, KH. Satibi juga memaparkan mengenai Zakat Pertanian, mulai dari ketentuan nisab, waktu pengeluaran zakat, hingga besaran zakat yang harus ditunaikan sesuai syariat Islam. Menurutnya, Kabupaten Subang sebagai salah satu daerah agraris memiliki potensi zakat pertanian yang sangat besar sehingga perlu terus disosialisasikan kepada para petani melalui peran aktif Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan maupun desa. Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan implementasi Program BAZNAS Subang BERSERI (Berinfak Seribu Setiap Hari) sebagai gerakan bersama untuk membangun kebiasaan masyarakat berinfak secara rutin melalui nominal yang ringan namun memiliki dampak besar apabila dilakukan secara kolektif. Pada sesi berikutnya, Kepala Bagian I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Subang, Ma'mun, S.IP., memaparkan berbagai aspek teknis dalam pelaksanaan penghimpunan Zakat Mal dan Zakat Pertanian. Ia menjelaskan mekanisme pendataan calon muzaki, tata cara penghimpunan zakat, pencatatan administrasi, hingga pentingnya sinergi antara UPZ desa, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat agar penghimpunan zakat dapat berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Sementara itu, Kepala Bagian IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum BAZNAS Kabupaten Subang, Ujang Yusup Zavet, memberikan penjelasan mengenai persiapan teknis pelaksanaan Program Kencleng Infak BAZNAS Subang BERSERI. Dalam pemaparannya dijelaskan mengenai mekanisme distribusi kencleng infak, sistem pengumpulan secara berkala, pengadministrasian hasil penghimpunan, serta pentingnya membangun budaya gotong royong melalui gerakan Berinfak Seribu Setiap Hari sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Subang. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh pengurus UPZ, perangkat desa, hingga perwakilan kelompok tani terkait mekanisme pembayaran zakat pertanian, pengelolaan dana zakat, serta implementasi Program BERSERI di lingkungan masyarakat. Diskusi berlangsung interaktif dan menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman sekaligus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan penghimpunan ZIS di Desa Kosambi. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Subang berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah desa, UPZ, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta seluruh elemen masyarakat dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah. Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, dana ZIS diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung berbagai program pemberdayaan umat di Kabupaten Subang. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk mendukung optimalisasi penghimpunan Zakat Mal, Zakat Pertanian, serta menyukseskan implementasi Program BAZNAS Subang BERSERI (Berinfak Seribu Setiap Hari) sebagai gerakan kolektif dalam menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
16/07/2026 | Adm
BAZNAS KABUPATEN SUBANG JALIN SILATURAHIM DAN BANGUN SINERGI DENGAN PT EVOTY FIRELLY BAN
BAZNAS KABUPATEN SUBANG JALIN SILATURAHIM DAN BANGUN SINERGI DENGAN PT EVOTY FIRELLY BAN
SUBANG, Kamis (16/7/2026) – BAZNAS Kabupaten Subang melaksanakan kegiatan silaturahim dan kunjungan kerja ke HRD PT Evoty Firelly Ban yang berlokasi di Jl. Raya Purwadadi, Kabupaten Subang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan dunia usaha dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kunjungan tersebut bertujuan menjalin komunikasi yang baik sekaligus membuka peluang kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Subang dan PT Evoty Firelly Ban dalam mendukung program penghimpunan dan pendayagunaan ZIS di lingkungan perusahaan. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Subang memperkenalkan berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, hingga dakwah. BAZNAS juga mengajak perusahaan untuk bersama-sama berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan profesional. Melalui silaturahim ini diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara BAZNAS Kabupaten Subang dan PT Evoty Firelly Ban sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Subang. "Silaturahim menjadi jembatan untuk memperkuat ukhuwah, sedangkan zakat menjadi jalan menghadirkan keberkahan dan kesejahteraan bagi sesama." BAZNAS Kabupaten Subang Zakat Menguatkan Indonesia
16/07/2026 | Admin

Agenda Pimpinan

BAZNAS Kabupaten Subang Luncurkan Program BERSERI untuk Tingkatkan Penghimpunan ZIS
BAZNAS Kabupaten Subang Luncurkan Program BERSERI untuk Tingkatkan Penghimpunan ZIS
Pagaden Barat, 14 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Subang secara resmi meluncurkan Program BERSERI (Berinfak Seribu Sehari) pada kegiatan Rapat Minggon Kecamatan Pagaden Barat, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Pagaden Barat tersebut dihadiri oleh Camat Pagaden Barat beserta jajaran, Kepala Desa se-Kecamatan Pagaden Barat, unsur Forkopimcam, Kepala Puskesmas, UPZ Kecamatan, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan lainnya. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., menyampaikan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan zakat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui lima program unggulan BAZNAS Kabupaten Subang, pihaknya terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendayagunaan dana ZIS. Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS memperkenalkan Program BERSERI (Berinfak Seribu Sehari) sebagai gerakan bersama untuk membangun budaya gemar berinfak di tengah masyarakat. Program ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezekinya, minimal Rp1.000 setiap hari, sebagai bentuk kepedulian sosial dan ibadah kepada Allah SWT. "Program BERSERI diharapkan dapat menjadi gerakan kebaikan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Semoga melalui infak seribu sehari, keberkahan semakin dirasakan dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh," ujar Dr. H. A. Sukandar, M.Ag. Melalui momentum tersebut, BAZNAS Kabupaten Subang juga mengajak seluruh masyarakat Pagaden Barat untuk menjadi muzaki, munfik, dan mutashaddiq, sehingga penghimpunan ZIS semakin optimal dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik di Kabupaten Subang. Di akhir kegiatan, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang secara simbolis meluncurkan Program BERSERI di Kecamatan Pagaden Barat. Program ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan kepedulian sosial, serta mewujudkan masyarakat Kabupaten Subang yang lebih sejahtera, religius, dan penuh keberkahan menuju Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

14-07-2026 | Admin

MEWAKILI BUPATI SUBANG, BAZNAS KABUPATEN SUBANG SALURKAN BANTUAN KEPADA KELUARGA KORBAN KEBAKARAN DI DAWUAN
MEWAKILI BUPATI SUBANG, BAZNAS KABUPATEN SUBANG SALURKAN BANTUAN KEPADA KELUARGA KORBAN KEBAKARAN DI DAWUAN
SUBANG – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Subang. Sebuah rumah milik warga di Kampung Nanjungpura RT 17/RW 06, Desa Batusari, Kecamatan Dawuan hangus dilalap api pada Jumat, 10 Juli 2026, sekitar pukul 18.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga atas nama Almarhum Arlim Karnalim (51 tahun) meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Ciereng akibat luka bakar yang dideritanya. Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik. Proses pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran serta unsur BPBD, TNI, Polri, Pemerintah Desa Batusari, dan masyarakat sekitar. Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Subang, mewakili Bupati Subang, BAZNAS Kabupaten Subang yang dipimpin oleh Ketua Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., bersama Wakil Ketua III, Plt. Camat Dawuan Hasan, dan Kepala Desa Batusari turun langsung ke lokasi untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan santunan duka dan bantuan kebutuhan dasar kepada keluarga almarhum. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS merupakan wujud kepedulian dan amanah dari para muzaki yang dititipkan melalui zakat, infak, dan sedekah. "BAZNAS Kabupaten Subang bersama Pemerintah Kabupaten Subang hadir untuk memberikan santunan duka serta bantuan kebutuhan dasar kepada keluarga almarhum. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang tertimpa musibah. Inilah wujud amanah zakat dari masyarakat yang disalurkan kepada mereka yang membutuhkan," ujar Dr. H. A. Sukandar. BAZNAS Kabupaten Subang mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar *Almarhum Arlim Karnalim* mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. BAZNAS KABUPATEN SUBANG Al-Fatihah untuk Almarhum. #BAZNASSubang #BAZNASTanggapBencana #PeduliDawuan #ZakatMenguatkanIndonesia

11-07-2026 | Admin

BAZNAS Kabupaten Subang Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan se-Kecamatan Subang
BAZNAS Kabupaten Subang Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan se-Kecamatan Subang
Subang, 9 Juli 2026 – BAZNAS Kabupaten Subang menggelar kegiatan Silaturahim dan Rapat Koordinasi bersama Pimpinan Kecamatan Subang dan seluruh Lurah se-Kecamatan Subang yang bertempat di Aula BAZNAS Kabupaten Subang, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Subang dengan Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan dalam mengoptimalkan penghimpunan serta pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kecamatan Subang. Dalam arahannya, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Subang menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan ZIS memerlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh unsur pemerintah hingga tingkat kelurahan. Melalui koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama untuk meningkatkan edukasi, pelayanan, dan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Selain menjadi ajang silaturahim, rapat koordinasi ini juga membahas strategi penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pemetaan potensi muzaki, serta peningkatan sinergi program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Subang. BAZNAS Kabupaten Subang berharap kolaborasi yang semakin erat dengan Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan dapat meningkatkan penghimpunan ZIS secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. "Dengan sinergi yang kuat, zakat akan semakin memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat dan mendukung terwujudnya Kabupaten Subang yang lebih maju, sejahtera, dan religius." BAZNAS Kabupaten Subang Menebar Manfaat untuk Kesejahteraan Umat Subang Ngabret

09-07-2026 | Admin

Berita Pendistribusian

Bantuan untuk Ibu Penderita Kanker Payudara di Seranpanjang
Bantuan untuk Ibu Penderita Kanker Payudara di Seranpanjang
Subang – BAZNAS Kabupaten Subang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui Program Subang Cageur dengan menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Ibu Dedeh Sumarni, warga Kampung Kiara Koneng, Desa Talagasari, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang. Selama kurang lebih empat tahun terakhir, Ibu Dedeh berjuang melawan penyakit kanker payudara. Dalam upaya mempertahankan kesehatannya, beliau telah menjalani operasi sebanyak empat kali. Di tengah kondisi yang penuh keterbatasan, Ibu Dedeh juga tetap berjuang mengasuh putri semata wayangnya yang kini berusia 12 tahun, sementara sang suami bekerja sebagai buruh bangunan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar membantu meringankan beban mustahik, BAZNAS Kabupaten Subang menyalurkan bantuan biaya pengobatan secara langsung kepada Ibu Dedeh Sumarni. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses pengobatan serta memberikan semangat bagi keluarga dalam menghadapi ujian yang sedang dijalani. Penyaluran bantuan dihadiri oleh H. Wahyudin selaku Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Subang, didampingi Kepala Bagian III beserta jajaran staf BAZNAS Kabupaten Subang. Kehadiran BAZNAS menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menjadi amal jariyah bagi seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Subang. Mari kita bersama-sama mendoakan agar Ibu Dedeh Sumarni senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin. #BAZNASSubang #SubangCageur #SubangNgabret #ZakatMenguatkanIndonesia
22/07/2026 | Admin
BAZNAS Kabupaten Subang Salurkan Bantuan Kesehatan kepada Bapak Encon Doni
BAZNAS Kabupaten Subang Salurkan Bantuan Kesehatan kepada Bapak Encon Doni
Subang, Selasa, 21 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang melalui Program Subang Cageur kembali menyalurkan bantuan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Bapak Encon Doni, warga Blok Cilaja RT 095/RW 022, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang. Penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Subang bersama Kepala Bagian, Kepala Staf, dan jajaran staf BAZNAS Kabupaten Subang. Selain menyerahkan bantuan, rombongan juga bersilaturahmi untuk memberikan dukungan moral kepada Bapak Encon Doni beserta keluarganya. Bapak Encon Doni merupakan Ketua RT di wilayahnya. Beliau tinggal bersama istri dan seorang anak. Sejak lahir, beliau menderita penyakit asma kronis yang menyebabkan sesak napas dan telah dideritanya selama puluhan tahun. Kondisi kesehatan tersebut membuat aktivitas dan kemampuan beliau dalam mencari nafkah menjadi sangat terbatas, sehingga berdampak pada kondisi ekonomi keluarga. Melalui Program Subang Cageur, BAZNAS Kabupaten Subang menyalurkan bantuan yang berasal dari amanah para muzaki dan munfik untuk membantu meringankan biaya pengobatan yang sedang dijalani oleh Bapak Encon Doni. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Subang merupakan wujud nyata kepedulian dalam memberikan pelayanan kepada mustahik, sekaligus memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Subang turut mendoakan semoga Allah SWT mengangkat penyakit yang diderita Bapak Encon Doni, memberikan kesembuhan, kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam setiap ikhtiarnya. Semoga bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat dan meringankan beban keluarga. "Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS Kabupaten Subang menjadi wasilah kebaikan, keberkahan, serta menghadirkan harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji." #Baznaskabsubang #SubangCageur #Subangngabret #zakatmenguatkanindonesia
22/07/2026 | Admin
BAZNAS Kabupaten Subang Hadir Ringankan Beban Ibu Eneng Sunarsih
BAZNAS Kabupaten Subang Hadir Ringankan Beban Ibu Eneng Sunarsih
Subang, Selasa, 21 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang melalui Program Subang Bageur kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Eneng Sunarsih, warga Blok Kertadara RT 046/RW 012, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang. Penyaluran bantuan dipimpin oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Subang, Ust. T. Munandar Hilmi, didampingi Kepala Bagian II beserta jajaran staf BAZNAS Kabupaten Subang. Di balik hiruk-pikuk pusat Kota Subang, masih terdapat rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Ibu Eneng Sunarsih yang telah ditinggal wafat oleh suaminya harus bertahan hidup bersama anaknya di tengah keterbatasan ekonomi. Kondisi rumah yang ditempatinya sudah tidak layak huni. Rangka atap kayu telah lapuk sehingga tidak lagi mampu menopang genteng. Sebagian atap roboh dan untuk sementara hanya ditutupi dengan terpal agar dapat mengurangi panas matahari dan mencegah air hujan masuk ke dalam rumah. Meski demikian, rumah tersebut masih menjadi tempat tinggal bagi Ibu Eneng dan anaknya. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Subang hadir memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar untuk membantu meringankan beban keluarga, sekaligus mendukung upaya perbaikan rumah agar menjadi lebih layak dan aman untuk dihuni. Program Subang Bageur merupakan salah satu wujud nyata penyaluran amanah zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang kemanusiaan dan perbaikan kualitas hidup mustahik. BAZNAS Kabupaten Subang mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Subang. Semoga setiap amanah yang ditunaikan menjadi amal jariyah, mendatangkan keberkahan rezeki, serta menjadi jalan hadirnya harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan. #BaznasKabSubang #SubangBageur #SubangNgabret #ZakatMenguatkanIndonesia
22/07/2026 | Admin

Artikel Terbaru

Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat? Memahami 8 Asnaf secara Kontekstual
Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat? Memahami 8 Asnaf secara Kontekstual
Zakat merupakan salah satu instrumen penting dalam Islam yang tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga memiliki peran sosial dan kemanusiaan yang besar. Melalui zakat, Islam mengajarkan keadilan, kepedulian, dan solidaritas sosial agar kesejahteraan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT telah menetapkan secara jelas siapa saja yang berhak menerima zakat. Mereka disebut sebagai asnaf, yaitu golongan yang berhak menerima zakat sebagaimana tercantum dalam Surah At-Taubah ayat 60. Pemahaman terhadap 8 asnaf ini penting agar penyaluran zakat tepat sasaran dan sesuai dengan syariat. Berikut 8 golongan (asnaf) penerima zakat yang perlu kita pahami secara kontekstual: 1. Fakir Fakir adalah orang yang hampir tidak memiliki harta maupun penghasilan sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidupnya. Dalam konteks saat ini, fakir bisa berupa lansia terlantar, penyandang disabilitas tanpa penghasilan, atau masyarakat yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. 2. Miskin Miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan, namun belum mampu mencukupi kebutuhan hidup secara layak. Misalnya pekerja dengan pendapatan tidak tetap, buruh harian, atau kepala keluarga dengan tanggungan besar. Zakat berperan membantu mereka agar dapat hidup lebih layak dan mandiri. 3. Amil Zakat Amil zakat adalah pihak yang bertugas mengelola zakat, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan zakat kepada para mustahik. Dalam Islam, amil termasuk salah satu golongan yang berhak menerima zakat sebagai bentuk penghargaan atas amanah dan tanggung jawab besar yang diemban. Di Indonesia, peran amil zakat dijalankan oleh lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berfungsi memastikan pengelolaan zakat dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariat Islam. 4. Mualaf Mualaf adalah orang yang baru memeluk Islam dan masih membutuhkan penguatan iman, baik secara spiritual maupun ekonomi. Bantuan zakat kepada mualaf bertujuan untuk meneguhkan keislamannya serta membantu proses adaptasi dalam kehidupan sosial dan keagamaan. 5. Riqab Riqab pada masa lalu merujuk pada budak yang ingin memerdekakan dirinya. Dalam konteks kekinian, riqab dapat dimaknai sebagai upaya membebaskan manusia dari berbagai bentuk perbudakan modern, seperti korban perdagangan manusia, eksploitasi, atau ketertindasan sosial yang menghilangkan kemerdekaan dan martabatnya. 6. Gharim Gharim adalah orang yang memiliki utang untuk kebutuhan mendesak dan halal, namun tidak mampu melunasinya. Contohnya, utang untuk biaya pengobatan, pendidikan, atau kebutuhan dasar akibat musibah. Zakat hadir sebagai solusi untuk meringankan beban dan memulihkan kondisi mereka. 7. Fisabilillah Fisabilillah adalah mereka yang berjuang di jalan Allah. Saat ini, maknanya tidak terbatas pada medan perang, tetapi mencakup kegiatan dakwah, pendidikan Islam, sosial kemanusiaan, dan upaya kemaslahatan umat yang dilakukan dengan niat lillahi ta’ala. 8. Ibnu Sabil Ibnu sabil adalah musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan untuk tujuan yang baik. Dalam konteks modern, bisa berupa perantau, pelajar, atau pekerja yang mengalami kesulitan di perjalanan dan membutuhkan bantuan sementara untuk melanjutkan perjalanannya. Sejalan dengan pemahaman tentang 8 asnaf penerima zakat, dapat dipahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan sosial dan menumbuhkan kepedulian antar sesama. Zakat hadir sebagai solusi untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar, menguatkan ekonomi umat, serta mendorong kemandirian bagi mereka yang membutuhkan. Menunaikan zakat merupakan wujud ketaatan kepada Allah SWT sekaligus bentuk nyata kepedulian sosial seorang muslim. Melalui zakat, tercipta ikatan persaudaraan, tumbuh rasa empati, dan tersebar keberkahan dalam kehidupan. Dengan memahami dan menunaikan zakat sesuai tuntunan syariat, umat Islam dapat bersama-sama membangun kehidupan yang lebih adil, sejahtera, dan diridhai Allah SWT.
09/01/2026 | Admin

BAZNAS TV