WhatsApp Icon
banner

Berita Terkini

BAZNAS Kabupaten Subang Jemput Program BERSERI (Berinfak Setiap Hari) di PT. Meiloon Technology Indonesia
BAZNAS Kabupaten Subang Jemput Program BERSERI (Berinfak Setiap Hari) di PT. Meiloon Technology Indonesia
SUBANG – Dalam semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial, BAZNAS Kabupaten Subang kembali melaksanakan program Jemput BERSERI (Berinfak Setiap Hari) di PT. Meiloon Technology Indonesia pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Subang, Ust. Heru Sugiharto, S.H., didampingi Kabag II beserta staf BAZNAS Kabupaten Subang. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus melakukan koordinasi dengan pihak HRD PT. Meiloon Technology Indonesia terkait implementasi Program BERSERI serta penguatan sinergi dalam optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan perusahaan. Alhamdulillah, pihak manajemen PT. Meiloon Technology Indonesia menyambut baik dan memberikan apresiasi atas hadirnya Program BAZNAS Subang BERSERI. Dalam pertemuan tersebut, PT. Meiloon Technology Indonesia juga menyampaikan sejumlah masukan untuk mendukung penguatan program ZIS di Kabupaten Subang. Salah satu masukan yang disampaikan adalah agar sosialisasi bersama Forum HRD Kabupaten Subang mengenai ZIS perusahaan dapat segera ditindaklanjuti, termasuk mempercepat proses penyusunan dan penerbitan surat edaran sebagai dasar penyampaian informasi kepada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Subang. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat sinergi antara BAZNAS, perusahaan, dan Forum HRD dalam meningkatkan kesadaran serta partisipasi perusahaan dalam pengelolaan ZIS. Selain itu, PT. Meiloon Technology Indonesia juga memberikan masukan terkait pengembangan program Infak Goes to School. Program tersebut diharapkan dapat diperluas hingga ke jenjang SMA/SMK, khususnya dalam bentuk kegiatan yang mendukung peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja siswa. Dengan demikian, penyaluran dana infak tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk bantuan, tetapi juga dapat diarahkan untuk mendukung pelatihan kesiapan kerja dan membuka peluang bagi para siswa untuk mengenal dunia industri serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Atas nama seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Subang, disampaikan ucapan terima kasih kepada HRD, jajaran manajemen, serta seluruh karyawan PT. Meiloon Technology Indonesia yang telah bersedia menjalin kerja sama dalam Program BERSERI (Berinfak Setiap Hari) sekaligus memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan program ZIS di Kabupaten Subang. “Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan rezeki yang berlimpah kepada seluruh keluarga besar PT. Meiloon Technology Indonesia. Semoga setiap infak yang ditunaikan menjadi amal saleh yang diterima Allah SWT dan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Subang. Program BERSERI (Berinfak Setiap Hari) merupakan gerakan mengajak karyawan untuk membiasakan berinfak setiap hari melalui nominal yang ringan namun dilakukan secara rutin. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada fakir miskin, dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Subang melalui berbagai program BAZNAS. BAZNAS Kabupaten Subang berharap Program BERSERI dapat diikuti oleh lebih banyak perusahaan di Kabupaten Subang sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. Sinergi dengan dunia usaha juga diharapkan dapat melahirkan berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Melalui masukan dan dukungan dari PT. Meiloon Technology Indonesia, BAZNAS Kabupaten Subang optimistis penguatan sinergi bersama Forum HRD serta pengembangan program Infak Goes to School ke jenjang SMA/SMK dapat segera ditindaklanjuti. Hal ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengoptimalkan ZIS agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Kabupaten Subang. “Kami yakin Program BERSERI dapat menjadi salah satu program unggulan dalam penghimpunan infak. Mari bersama-sama mengajak seluruh HRD, perusahaan, dan para karyawan di Kabupaten Subang untuk berpartisipasi dalam gerakan kebaikan ini demi membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkasnya. #JumatBerkah #BAZNASSubang #BERSERI #BerinfakSetiapHari #InfakGoesToSchool #SubangNgabret #SubangPeduli #ZakatMenguatkanIndonesia
11/09/2026 | Admin
BAZNAS SUBANG SOSIALISASIKAN INFAQ GOES TO SCHOOL, LIBATKAN RATUSAN SEKOLAH DI TIGA KECAMATAN
BAZNAS SUBANG SOSIALISASIKAN INFAQ GOES TO SCHOOL, LIBATKAN RATUSAN SEKOLAH DI TIGA KECAMATAN
SUBANG – BAZNAS Kabupaten Subang bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kembali memperkuat gerakan Infaq Goes to School sebagai upaya menumbuhkan budaya zakat, infak, dan sedekah sejak dini di lingkungan sekolah dasar. Sosialisasi dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di SDN Angkasa 2 Kalijati, dengan melibatkan sebanyak Ratusan sekolah dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kalijati, Kecamatan Cipeundeu,dan Kecamatan Purwadadi Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Subang, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang Dr. H. A. Sukandar, M.Ag, Wakil Ketua I, Kabag dan Kepala Staf BAZNAS, Pengawas SD Dinas Pendidikan, Ketua K3S, para Kepala Sekolah serta Ketua UPZ SD. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang menyampaikan tugas pokok dan fungsi BAZNAS serta memberikan pemahaman mengenai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, regulasi daerah terkait BAZNAS Kabupaten Subang, serta Peraturan Bupati Subang Nomor 25 Tahun 2021. Menurut Ketua BAZNAS, program Infaq Goes to School tidak hanya berorientasi pada penghimpunan infak, tetapi lebih jauh merupakan sarana pendidikan karakter bagi peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang memiliki jiwa sosial, kepedulian dan kebiasaan berbagi. Di tengah perkembangan teknologi, anak-anak saat ini semakin dekat dengan telepon seluler dan berbagai aktivitas digital. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan pendidikan sosial agar anak tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. "Melalui Infaq Goes to School, kita ingin memberikan pelajaran dan membangun kebiasaan kepada anak-anak untuk memiliki jiwa sosial dan jiwa dermawan. Jangan sampai anak-anak kita hanya sibuk dengan HP, tetapi kurang bersosialisasi dan kurang peduli terhadap lingkungan sekitarnya," demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Program ini diharapkan menjadi jembatan untuk mengaplikasikan semangat gotong royong masyarakat Subang, sejalan dengan semangat Subang Ngabret – Ngabangun Bareng Rakyat. Konsep yang dibangun adalah mendorong sekolah-sekolah untuk bersama-sama melakukan gerakan kebaikan. Infak yang terkumpul tidak hanya memberikan manfaat bagi sekolah masing-masing, tetapi juga dapat menjadi kekuatan bersama untuk membantu sekolah lain yang membutuhkan. Hasil infak diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pendidikan, antara lain membantu perbaikan bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, perbaikan MCK, penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran, hingga pengadaan atau penggantian meja dan kursi (mebeler) serta kebutuhan pendidikan lainnya. Dengan demikian, semangat yang dibangun bukan sekadar “sekolah mengumpulkan infak”, tetapi bagaimana seluruh sekolah dapat menjadi bagian dari sebuah gerakan kepedulian dan gotong royong untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Subang. BAZNAS Kabupaten Subang berharap program Infaq Goes to School dapat berjalan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, K3S, para kepala sekolah, UPZ sekolah, guru, orang tua dan peserta didik. Melalui kolaborasi tersebut, gerakan infak di lingkungan sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli, dermawan, gotong royong dan memiliki kepedulian terhadap sesama. BAZNAS Kabupaten Subang Melayani Umat, Menyejahterakan Mustahik #BAZNASSubang #InfaqGoesToSchool #ZakatMenguatkanIndonesia #SubangNgabret #GotongRoyong #InfakUntukPendidikan
10/09/2026 | Admin
BAZNAS KABUPATEN SUBANG SOSIALISASIKAN PROGRAM INFAK GOES TO SCHOOL DI KECAMATAN PABUARAN
BAZNAS KABUPATEN SUBANG SOSIALISASIKAN PROGRAM INFAK GOES TO SCHOOL DI KECAMATAN PABUARAN
SUBANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui program Infak Goes To School. Sosialisasi program tersebut dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di SDN Basa, Kampung Sukahaji RT 46/14, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., didampingi Wakil Ketua I, kepala bagian, serta staf BAZNAS Kabupaten Subang. Turut hadir jajaran K3S se-Kecamatan Pabuaran,ibu pengawas Sd kec Pabuaran dan seluruh Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Pabuaran, serta UPZ SD se-Kecamatan Pabuaran. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang menyampaikan maksud, tujuan, serta mekanisme pelaksanaan program Infak Goes To School. Program ini merupakan salah satu bentuk edukasi dan pembiasaan kepada peserta didik agar sejak dini mengenal dan mengamalkan nilai-nilai kepedulian sosial, berbagi, berinfak, serta membantu sesama. Ketua BAZNAS Kabupaten Subang juga menyampaikan bahwa pelaksanaan program tersebut berlandaskan pada ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Bupati Subang Nomor 25 Tahun 2021. «“Kami memohon dukungan dari seluruh komponen pendidikan, khususnya para kepala sekolah, guru, komite sekolah, UPZ dan seluruh keluarga besar sekolah, agar program ini dapat berjalan dengan baik. Ini bukan semata-mata tentang menghimpun infak, tetapi bagaimana kita memberikan pendidikan akhlak dan membangun karakter anak sejak dini,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Subang.» Menurutnya, peserta didik perlu diberikan pembelajaran tentang pentingnya infak dan kepedulian sosial secara sederhana dan berkelanjutan. Dengan pembiasaan tersebut, diharapkan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang dermawan, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta memiliki jiwa sosial yang kuat. Program Infak Goes To School juga diarahkan menjadi bagian dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga dibiasakan untuk berbagi dan membantu orang lain. Ketua BAZNAS menjelaskan bahwa zakat, infak dan sedekah merupakan bagian dari ibadah sosial yang memiliki manfaat luas. Selain menjadi sarana membantu para mustahik, zakat, infak dan sedekah juga menjadi bagian dari upaya membersihkan dan menyucikan harta serta mengharapkan keberkahan dari Allah SWT. Lebih lanjut, Infak Goes To School diharapkan menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh komponen pendidikan, bukan hanya bagi peserta didik. Guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, komite sekolah, orang tua dan seluruh warga sekolah diharapkan dapat menjadi teladan dalam membangun budaya berbagi. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang juga menyinggung kondisi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Subang. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Subang masih berada di bawah rata-rata Jawa Barat, sehingga diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Subang, lanjutnya, juga memiliki perhatian terhadap anak-anak yang mengalami hambatan dalam memperoleh pendidikan, termasuk anak putus sekolah. Melalui berbagai program di bidang pendidikan, BAZNAS berupaya turut berkontribusi agar semakin banyak anak di Kabupaten Subang dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik. Selain membantu aspek pendidikan, semangat Infak Goes To School juga diharapkan dapat mendorong kepedulian bersama terhadap sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Subang. Semangat gotong royong dan kebersamaan diharapkan dapat tumbuh di antara sekolah-sekolah sehingga tercipta budaya saling membantu dan saling menguatkan. “Harapannya, melalui program ini tumbuh kebersamaan di lingkungan pendidikan Kabupaten Subang. Sekolah yang memiliki kemampuan dapat ikut membantu sekolah lainnya, sehingga semangat gotong royong menjadi kekuatan bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun generasi Subang yang lebih baik,” ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Subang berharap dukungan K3S, para kepala sekolah, UPZ, guru, orang tua dan seluruh komponen pendidikan dapat memperkuat pelaksanaan Infak Goes To School di seluruh SD di Kecamatan Pabuaran. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi gerakan penghimpunan infak, tetapi menjadi gerakan pendidikan karakter, pembiasaan berinfak, kepedulian sosial dan gotong royong, sebagai bagian dari ikhtiar bersama membentuk generasi Kabupaten Subang yang berakhlak mulia, peduli dan dermawan. BAZNAS Kabupaten Subang Menumbuhkan Budaya Berbagi, Membentuk Generasi Berakhlak Mulia. #BaznasKabSubang #BaznasSubangNgabret #InfakGoesToSchool #NyahKaSakola #SubangPinter #GerakanInfak #PeduliPendidikan #Zakatmenguatkanindonesia
08/09/2026 | Admin

Agenda Pimpinan

BAZNAS SUBANG JALIN SILATURAHIM DAN SINERGI DENGAN DANDIM 0605/SUBANG
BAZNAS SUBANG JALIN SILATURAHIM DAN SINERGI DENGAN DANDIM 0605/SUBANG
Jum’at Mubarok, Penuh Keberkahan. Menjelang pelaksanaan salat Jum’at, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Subang melakukan kunjungan silaturahim ke Makodim 0605/Subang, Jum’at, 4 September 2026. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua III, kepala bagian, serta jajaran amilin BAZNAS Kabupaten Subang. Silaturahim ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi, koordinasi dan sinergi kelembagaan antara BAZNAS Kabupaten Subang dengan jajaran Kodim 0605/Subang, khususnya bersama Dandim 0605/Subang yang baru, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han. Ia resmi menggantikan Letkol Czi Asep Saepudin dalam serah terima jabatan pada 2 September 2026. Memperkenalkan BAZNAS dan Program-Programnya Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang memperkenalkan jajaran amilin sekaligus menyampaikan gambaran mengenai tugas, fungsi dan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang dalam pengelolaan zakat, serta berbagai program yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Subang dalam membantu masyarakat. Selain memperkenalkan program-program BAZNAS, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk menyampaikan pentingnya penguatan penghimpunan zakat, infak dan sedekah di lingkungan Kodim 0605/Subang. BAZNAS berharap dukungan dan sinergi jajaran Kodim dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menumbuhkan kesadaran berzakat dan berinfak, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak dan sedekah. Dandim Sambut Baik Silaturahim BAZNAS Dandim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, menyambut baik kedatangan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Subang. Dalam pertemuan tersebut, Dandim memperkenalkan diri serta membuka ruang untuk membangun kolaborasi dan sinergi program antara Kodim 0605/Subang dengan BAZNAS Kabupaten Subang ke depan. Silaturahim ini juga semakin mempererat hubungan yang sebelumnya telah terbangun melalui berbagai kegiatan di lapangan, terutama ketika terjadi bencana dan kegiatan sosial kemanusiaan di wilayah Kabupaten Subang. Selama ini, personel Kodim dan tim BAZNAS Kabupaten Subang kerap bertemu dan berkolaborasi dalam penanganan berbagai kondisi kebencanaan. Pertemuan di lapangan tersebut menjadi modal sosial yang sangat baik untuk dikembangkan menjadi kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. BAZNAS Siapkan Sosialisasi ke Jajaran Kodim Ke depan, BAZNAS Kabupaten Subang berencana menyiapkan sosialisasi program-program BAZNAS kepada jajaran Kodim 0605/Subang. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai zakat, infak dan sedekah sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam berbagai program sosial, kemanusiaan, pemberdayaan, pendidikan, kesehatan maupun kebencanaan. Zakat bukan hanya tentang kewajiban, tetapi juga tentang bagaimana membangun kepedulian dan memperkuat gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ditutup dengan Salat Jum’at Berjamaah Silaturahim semakin terasa penuh keberkahan ketika pertemuan dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Jum’at berjamaah di Makodim 0605/Subang. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., dipercaya untuk menjadi khatib Salat Jum’at. Momentum tersebut menjadi penutup yang sangat bermakna atas silaturahim BAZNAS Kabupaten Subang bersama Dandim 0605/Subang. Semoga silaturahim ini menjadi awal dari sinergi yang semakin kuat antara BAZNAS Kabupaten Subang dan Kodim 0605/Subang dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Subang. BAZNAS Subang — Bersinergi, Berbagi, Memberi Manfaat. Zakat Menguatkan Indonesia. #BaznaskabSubang #BAZNASSubangNgabret #JumatMubarok #JumatBerkah #SilaturahimBAZNAS #Dandim0605Subang #SinergiBAZNAS #ZakatMenguatkanIndonesia #Subang #BAZNASUntukUmat

04-09-2026 | Admin

Ketua BAZNAS Kabupaten Subang Pimpin Doa Bersama dalam Aksi 1.000 Lilin Ojol
Ketua BAZNAS Kabupaten Subang Pimpin Doa Bersama dalam Aksi 1.000 Lilin Ojol
SUBANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang turut hadir dalam Aksi 1.000 Lilin dan Doa Bersama untuk Indonesia yang digelar Paguyuban Transportasi Online se-Subang Raya di Amphitheater Tugu Benteng Pancasila, Alun-Alun Kabupaten Subang, Jumat malam, 28 Agustus 2026. Dalam kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., memimpin langsung doa bersama yang diikuti para pengemudi ojol dan masyarakat yang hadir. Doa bersama menjadi salah satu rangkaian utama aksi yang mengusung semangat solidaritas, persaudaraan dan kepedulian. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa Indonesia, kedamaian, keadilan dan keberkahan bagi masyarakat, sekaligus mengenang rekan-rekan ojol yang telah berpulang. Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Subang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebersamaan dan kepedulian sosial bersama para pengemudi transportasi online. Aksi tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda (wakil Bupati,Kapolres ,Dandim,)dan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Subang. BAZNAS Hadir untuk Membangun Kebersamaan Melalui doa bersama, BAZNAS Kabupaten Subang menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak hanya diwujudkan melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, tetapi juga melalui silaturahmi, kepedulian dan kebersamaan dengan seluruh lapisan masyarakat. Cahaya 1.000 lilin yang dinyalakan bersama menjadi simbol harapan agar Indonesia tetap damai, Subang tetap kondusif, serta masyarakat senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan. “Semoga kebersamaan dan doa ini menjadi ikhtiar untuk keselamatan, kedamaian dan keberkahan bagi bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Subang.”

01-09-2026 | Admin

Sosialisasi Program Infak Goes to School Bersama K3S Tiga Kecamatan
Sosialisasi Program Infak Goes to School Bersama K3S Tiga Kecamatan
Kasomalang, 26 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang terus memperkuat gerakan edukasi dan pembiasaan berinfak di lingkungan sekolah melalui Program Infak Goes to School. Sosialisasi program tersebut dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di Aula PGRI Kecamatan Kasomalang, dengan melibatkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dari Kecamatan Kasomalang, Cisalak, dan Tanjungsiang. Kegiatan dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Subang, Ust. T. Munandar Hilmi, S.Ag., serta Kabag II dan Kepala Staf BAZNAS Kabupaten Subang. Turut hadir para Ketua K3S, perwakilan calon Ketua UPZ sekolah, serta perwakilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari tiga kecamatan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Subang menyampaikan pentingnya membangun budaya infak sejak dini di lingkungan sekolah. Melalui program ini, siswa tidak hanya diajarkan untuk menyisihkan sebagian rezekinya, tetapi juga dilatih memiliki jiwa sosial, kepedulian, empati, dan semangat berbagi kepada sesama. Program Infak Goes to School merupakan salah satu program BAZNAS Kabupaten Subang yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, K3S, serta MKKS, sebagai bagian dari upaya bersama membangun karakter peserta didik yang peduli dan gemar berbagi. BAZNAS Kabupaten Subang berharap program ini dapat diterapkan secara baik dan berkelanjutan di sekolah-sekolah, sehingga gerakan infak bukan hanya menjadi kegiatan pengumpulan dana, tetapi menjadi sarana pendidikan karakter dan pembentukan generasi yang berakhlak mulia serta memiliki kepedulian sosial. #BAZNASKabupatenSubang #InfakGoestoschool #Baznassubangpinteur #Zakatinfaksedekah #zakatmenguatkanindonesia

27-08-2026 | Admin

Berita Pendistribusian

Sejak Lahir Tanpa Tempurung kepala, Ulfa Terus Berjuang
Sejak Lahir Tanpa Tempurung kepala, Ulfa Terus Berjuang
SUBANG – Dalam semangat Jum'at Berkah, Jum'at, 31 Juli 2026, BAZNAS Kabupaten Subang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui Program Subang Cageur. Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan bersama Kabag Bidang II dan Kepala Staf BAZNAS Kabupaten Subang kepada keluarga Ibu Eka Komariah di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang. Bantuan kesehatan tersebut diberikan untuk putri beliau, Ulfa, yang sejak lahir telah menghadapi ujian kesehatan yang sangat berat. Ulfa lahir dengan kelainan bawaan berupa tidak terbentuknya tempurung kepala, sehingga hingga saat ini telah menjalani empat kali operasi. Alhamdulillah, kini Ulfa telah berusia 7 tahun. Namun perjuangannya belum usai. Ia masih harus menjalani pengobatan rutin di Rumah Sakit Welas Asih Bandung. Kondisinya masih sering mengalami kejang-kejang, dan karena belum memiliki tempurung kepala secara sempurna, kepalanya sangat sensitif terhadap guncangan, sehingga perjalanan menggunakan sepeda motor sangat berisiko. Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada mustahik, BAZNAS Kabupaten Subang juga siap menyediakan layanan Mobil Ambulans Gratis untuk mengantar dan menjemput Ulfa saat menjalani pengobatan ke rumah sakit, sehingga perjalanan dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga, memperlancar proses pengobatan Ulfa, serta menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. "Zakat adalah amanah umat yang harus kembali menjadi harapan bagi mereka yang sedang berjuang." #BaznasKabSubang #SubangCageur #SubangNgabret #ZakatUntukIndonesia
31/07/2026 | Admin
Ringankan Beban Warga, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan di Cipeundeuy
Ringankan Beban Warga, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan di Cipeundeuy
SUBANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang terus konsisten menggulirkan program kemanusiaan guna membantu masyarakat yang membutuhkan. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui penyaluran bantuan langsung dari pilar program Subang Bageur di wilayah Kecamatan Cipeundeuy. Bantuan dari program Subang Bageur kali ini dialokasikan secara khusus untuk meringankan beban Bapak Ucun, seorang warga yang berdomisili di Dusun I Cipeundeuy, RT 09/RW 04, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. Program Subang Bageur sendiri merupakan salah satu dari lima pilar utama BAZNAS Kabupaten Subang yang bergerak aktif di bidang kemanusiaan, sosial, serta penguatan keagamaan. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS berupaya hadir secara langsung untuk meringankan beban ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan dasar hidup masyarakat rentan serta dhuafa. Dana bantuan yang disalurkan bersumber penuh dari pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh para muzaki melalui BAZNAS. Diharapkan aksi nyata ini dapat memberikan kemanfaatan yang besar bagi keluarga Bapak Ucun serta mendatangkan keberkahan yang luas bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Subang.
30/07/2026 | Admin
Kebakaran Warung di Tanjungsiang Respon Cepat BAZNAS Subang Salurkan Bantuan
Kebakaran Warung di Tanjungsiang Respon Cepat BAZNAS Subang Salurkan Bantuan
SUBANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang bergerak cepat dalam memberikan respons kemanusiaan terhadap musibah kebakaran yang menimpa tempat usaha warga. BAZNAS Subang menyalurkan bantuan darurat secara langsung guna membantu pemulihan ekonomi korban bencana di wilayah Kecamatan Tanjungsiang. Bantuan penanggulangan bencana tersebut dialokasikan secara khusus untuk Bapak Usup, seorang warga yang berdomisili di Kp. Cimeuhmal, RT 04/RW 02, Desa Cimeuhmal, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Tempat usaha berupa warung milik keluarga Bapak Usup dilaporkan mengalami kerusakan akibat musibah kebakaran yang terjadi baru-baru ini. Melalui pilar program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Kabupaten Subang hadir menyalurkan bantuan stimulan modal usaha dan perbaikan sarana fisik. Intervensi ini dirancang untuk meringankan beban finansial yang dihadapi korban musibah, sekaligus memotivasi agar usaha warung tersebut dapat segera beroperasi kembali demi menopang roda perekonomian keluarga. Dana bantuan yang disalurkan bersumber dari pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dititipkan oleh para muzaki melalui BAZNAS. Diharapkan aksi nyata ini dapat menjadi jembatan berkah yang mempercepat proses pemulihan bagi Bapak Usup serta memperkuat rasa kepedulian sosial antarsesama di Kabupaten Subang.
23/07/2026 | Admin

Artikel Terbaru

Panduan Zakat Pertanian untuk Petani Subang
Panduan Zakat Pertanian untuk Petani Subang
Zakat merupakan salah satu kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat tertentu. Dari berbagai jenis zakat yang ada, zakat pertanian menjadi salah satu yang penting untuk dipahami, khususnya bagi para petani. Masih banyak yang bertanya-tanya tentang cara menghitungnya, kapan harus dikeluarkan, serta berapa besar zakat yang wajib dibayarkan. Menunaikan zakat pertanian dengan benar bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga wujud kepedulian terhadap sesama. Melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Subang, zakat dapat disalurkan secara amanah, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Apa Itu Zakat Pertanian? Zakat pertanian adalah zakat yang dikenakan atas hasil bumi, baik berupa tanaman maupun buah-buahan yang menjadi makanan pokok dan memiliki nilai ekonomi. Kewajiban ini disebutkan dalam Al-Qur’an: "Dan tunaikanlah haknya (zakatnya) di hari memetik hasilnya." (QS. Al-An’am: 141) Rasulullah SAW juga bersabda: "Tanaman yang diairi oleh air hujan atau sumber air alami, zakatnya 10%. Sedangkan yang diairi dengan alat penyiraman atau memerlukan biaya, zakatnya 5%." (HR. Bukhari & Muslim) Jenis Tanaman yang Wajib Dizakati Tidak semua hasil pertanian wajib dizakati. Dalam ketentuan mayoritas ulama, yang termasuk wajib zakat antara lain: 1. Biji-bijian seperti padi, gandum, jagung, dan kacang-kacangan. 2. Buah-buahan tertentu seperti kurma dan anggur. 3. Tanaman pangan yang menjadi makanan pokok dan dapat disimpan dalam waktu lama. Adapun sayuran dan buah-buahan selain yang disebutkan di atas tidak termasuk objek zakat pertanian. Meski demikian, tetap dianjurkan untuk mengeluarkan infak atau sedekah dari hasil tersebut. Nisab Zakat Pertanian Nisab adalah batas minimal hasil panen yang wajib dizakati. Untuk zakat pertanian, nisabnya adalah 5 wasq, setara dengan 653 kg gabah kering atau sekitar 520 kg beras. Jika hasil panen belum mencapai jumlah tersebut, maka tidak wajib zakat. Namun, bersedekah tetap sangat dianjurkan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diperoleh. Kadar Zakat Pertanian Besaran zakat pertanian bergantung pada sistem pengairan yang digunakan: · 10% dari total hasil panen, jika diairi secara alami oleh hujan, sungai, atau mata air tanpa biaya tambahan. · 5% dari total hasil panen, jika menggunakan irigasi buatan yang memerlukan biaya atau tenaga. Contoh Perhitungan Contoh 1: Seorang petani dengan sawah tadah hujan memperoleh hasil panen 2.000 kg gabah kering. Karena menggunakan pengairan alami, zakatnya: 10% × 2.000 kg = 200 kg gabah kering. Contoh 2: Petani lain menggunakan pompa air berbayar dan menghasilkan 3.000 kg gabah kering. Karena menggunakan irigasi berbiaya, zakatnya: 5% × 3.000 kg = 150 kg gabah kering. Cara Membayar Zakat Pertanian Zakat pertanian dapat ditunaikan dengan dua cara: 1. Menyerahkan hasil panen langsung kepada mustahik atau melalui BAZNAS. 2. Mengonversinya ke dalam bentuk uang, dengan nilai yang setara setelah hasil panen dijual. Mengapa Menyalurkan Melalui BAZNAS Subang? Menunaikan zakat melalui BAZNAS Subang memberikan banyak kemudahan dan manfaat, antara lain: · Penyaluran lebih tepat sasaran. · Pengelolaan yang transparan dan profesional. · Memudahkan petani tanpa harus mencari mustahik secara langsung. Kesimpulan Zakat pertanian adalah kewajiban yang perlu dipahami dan ditunaikan dengan benar. Dengan mengetahui nisab, kadar, dan cara penghitungannya, kita dapat memastikan zakat yang dibayarkan sesuai dengan syariat. Agar lebih amanah dan bermanfaat luas, menyalurkan zakat melalui BAZNAS Subang adalah langkah yang bijak. Selain menjalankan kewajiban agama, kita juga turut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ayo tunaikan zakat pertanian Anda sekarang. Pastikan zakat Anda dihitung dengan tepat dan disalurkan melalui lembaga resmi agar lebih aman, transparan, dan membawa keberkahan bagi semua.
15/02/2026 | UYZ
Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat? Memahami 8 Asnaf secara Kontekstual
Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat? Memahami 8 Asnaf secara Kontekstual
Zakat merupakan salah satu instrumen penting dalam Islam yang tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga memiliki peran sosial dan kemanusiaan yang besar. Melalui zakat, Islam mengajarkan keadilan, kepedulian, dan solidaritas sosial agar kesejahteraan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT telah menetapkan secara jelas siapa saja yang berhak menerima zakat. Mereka disebut sebagai asnaf, yaitu golongan yang berhak menerima zakat sebagaimana tercantum dalam Surah At-Taubah ayat 60. Pemahaman terhadap 8 asnaf ini penting agar penyaluran zakat tepat sasaran dan sesuai dengan syariat. Berikut 8 golongan (asnaf) penerima zakat yang perlu kita pahami secara kontekstual: 1. Fakir Fakir adalah orang yang hampir tidak memiliki harta maupun penghasilan sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidupnya. Dalam konteks saat ini, fakir bisa berupa lansia terlantar, penyandang disabilitas tanpa penghasilan, atau masyarakat yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. 2. Miskin Miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan, namun belum mampu mencukupi kebutuhan hidup secara layak. Misalnya pekerja dengan pendapatan tidak tetap, buruh harian, atau kepala keluarga dengan tanggungan besar. Zakat berperan membantu mereka agar dapat hidup lebih layak dan mandiri. 3. Amil Zakat Amil zakat adalah pihak yang bertugas mengelola zakat, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan zakat kepada para mustahik. Dalam Islam, amil termasuk salah satu golongan yang berhak menerima zakat sebagai bentuk penghargaan atas amanah dan tanggung jawab besar yang diemban. Di Indonesia, peran amil zakat dijalankan oleh lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berfungsi memastikan pengelolaan zakat dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariat Islam. 4. Mualaf Mualaf adalah orang yang baru memeluk Islam dan masih membutuhkan penguatan iman, baik secara spiritual maupun ekonomi. Bantuan zakat kepada mualaf bertujuan untuk meneguhkan keislamannya serta membantu proses adaptasi dalam kehidupan sosial dan keagamaan. 5. Riqab Riqab pada masa lalu merujuk pada budak yang ingin memerdekakan dirinya. Dalam konteks kekinian, riqab dapat dimaknai sebagai upaya membebaskan manusia dari berbagai bentuk perbudakan modern, seperti korban perdagangan manusia, eksploitasi, atau ketertindasan sosial yang menghilangkan kemerdekaan dan martabatnya. 6. Gharim Gharim adalah orang yang memiliki utang untuk kebutuhan mendesak dan halal, namun tidak mampu melunasinya. Contohnya, utang untuk biaya pengobatan, pendidikan, atau kebutuhan dasar akibat musibah. Zakat hadir sebagai solusi untuk meringankan beban dan memulihkan kondisi mereka. 7. Fisabilillah Fisabilillah adalah mereka yang berjuang di jalan Allah. Saat ini, maknanya tidak terbatas pada medan perang, tetapi mencakup kegiatan dakwah, pendidikan Islam, sosial kemanusiaan, dan upaya kemaslahatan umat yang dilakukan dengan niat lillahi ta’ala. 8. Ibnu Sabil Ibnu sabil adalah musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan untuk tujuan yang baik. Dalam konteks modern, bisa berupa perantau, pelajar, atau pekerja yang mengalami kesulitan di perjalanan dan membutuhkan bantuan sementara untuk melanjutkan perjalanannya. Sejalan dengan pemahaman tentang 8 asnaf penerima zakat, dapat dipahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan sosial dan menumbuhkan kepedulian antar sesama. Zakat hadir sebagai solusi untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar, menguatkan ekonomi umat, serta mendorong kemandirian bagi mereka yang membutuhkan. Menunaikan zakat merupakan wujud ketaatan kepada Allah SWT sekaligus bentuk nyata kepedulian sosial seorang muslim. Melalui zakat, tercipta ikatan persaudaraan, tumbuh rasa empati, dan tersebar keberkahan dalam kehidupan. Dengan memahami dan menunaikan zakat sesuai tuntunan syariat, umat Islam dapat bersama-sama membangun kehidupan yang lebih adil, sejahtera, dan diridhai Allah SWT.
09/01/2026 | Admin

BAZNAS TV