Bangun Jiwa Sosial, BAZNAS RI Beri Pelatihan Dasar Kerelawanan Bagi Muzaki dan Masyarakat
10/02/2025 | Penulis: Admin
BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Program Dasar Kerelawanan BAZNAS Volunteer guna mengajak muzaki dan masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam misi-misi BAZNAS serta membangun juwa sosial. Program ini memberikan pengalaman berharga bagi para relawan dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan BAZNAS Volunteer berlangsung selama dua hari, pada Sabtu-Minggu (8-9/2/2025), di Gedung BAZNAS RI, Jakarta Timur. Program ini mengajak para muzaki untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial di masyarakat, dengan tujuan meningkatkan jiwa sosial dan kepedulian mereka terhadap sesama.
Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Arifin Purwakananta menyampaikan, BAZNAS Volunteer hadir sebagai wadah bagi para relawan untuk memperkuat jiwa sosial dan belajar lebih dalam tentang dunia zakat, infak, dan sedekah.
“Relawan adalah pilar penting dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk dalam perjuangan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat,” ujar Arifin di Jakarta, Minggu (9/2/2025).
Menurutnya, sebagai lembaga yang menjadi garda terdepan dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat di Indonesia, BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat tersalurkan secara optimal bagi mereka yang membutuhkan.
“Oleh karena itu, kehadiran relawan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam upaya memperkuat gerakan zakat di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui program ini, lanjut Arifin, para peserta bukan hanya belajar tentang teknis menjadi relawan, tetapi juga memahami esensi dari pengabdian yang ikhlas. Ia berharap program tersebut menjadi awal perjalanan untuk lebih aktif dalam membantu masyarakat dan membangun lingkungan yang lebih peduli dan berdaya.
Sementara itu, Direktur Layanan dan Promosi, Rulli Kurniawan menambahkan, BAZNAS akan terus melanjutkan program BAZNAS Volunteer guna menghadirkan lebih banyak relawan baru. Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah bergabung mencapai 300 orang.
“Fokus utama program ini adalah memperkuat pemahaman tentang fundamental volunterisme, memperkenalkan BAZNAS secara lebih mendalam, serta mengenalkan visi, misi, dan berbagai program yang diperjuangkan. Dengan demikian, para relawan dapat berperan secara signifikan dalam berbagai kegiatan sosial,” kata Rulli.
Ke depan, Rulli berharap program BAZNAS Volunteer semakin berkembang, dengan semakin banyaknya peserta yang bergabung di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Gerakan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran zakat dalam menyejahterakan umat.
Salah satu peserta, Nur Syamsiah, mengaku bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi pemula yang ingin terjun ke dunia filantropi. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat mendasar dan mudah dipahami. Ia juga berharap BAZNAS terus menjadi garda terdepan dalam menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi kesejahteraan umat.
“Program BAZNAS Volunteer sangat bermanfaat sekali bagi pemula, khususnya bagi saya, yang belum mengetahui secara detail apa itu zakat, infak, dan sedekah. Dengan mengikuti pelatihan, semoga BAZNAS bisa menyejahterakan masyarakat melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah,” kata Nur Syamsiah.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Program Dasar Kerelawanan BAZNAS Volunteer guna mengajak muzaki dan masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam misi-misi BAZNAS serta membangun juwa sosial. Program ini memberikan pengalaman berharga bagi para relawan dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan BAZNAS Volunteer berlangsung selama dua hari, pada Sabtu-Minggu (8-9/2/2025), di Gedung BAZNAS RI, Jakarta Timur. Program ini mengajak para muzaki untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial di masyarakat, dengan tujuan meningkatkan jiwa sosial dan kepedulian mereka terhadap sesama.
Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Arifin Purwakananta menyampaikan, BAZNAS Volunteer hadir sebagai wadah bagi para relawan untuk memperkuat jiwa sosial dan belajar lebih dalam tentang dunia zakat, infak, dan sedekah.
“Relawan adalah pilar penting dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk dalam perjuangan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat,” ujar Arifin di Jakarta, Minggu (9/2/2025).
Menurutnya, sebagai lembaga yang menjadi garda terdepan dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat di Indonesia, BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat tersalurkan secara optimal bagi mereka yang membutuhkan.
“Oleh karena itu, kehadiran relawan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam upaya memperkuat gerakan zakat di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui program ini, lanjut Arifin, para peserta bukan hanya belajar tentang teknis menjadi relawan, tetapi juga memahami esensi dari pengabdian yang ikhlas. Ia berharap program tersebut menjadi awal perjalanan untuk lebih aktif dalam membantu masyarakat dan membangun lingkungan yang lebih peduli dan berdaya.
Sementara itu, Direktur Layanan dan Promosi, Rulli Kurniawan menambahkan, BAZNAS akan terus melanjutkan program BAZNAS Volunteer guna menghadirkan lebih banyak relawan baru. Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah bergabung mencapai 300 orang.
“Fokus utama program ini adalah memperkuat pemahaman tentang fundamental volunterisme, memperkenalkan BAZNAS secara lebih mendalam, serta mengenalkan visi, misi, dan berbagai program yang diperjuangkan. Dengan demikian, para relawan dapat berperan secara signifikan dalam berbagai kegiatan sosial,” kata Rulli.
Ke depan, Rulli berharap program BAZNAS Volunteer semakin berkembang, dengan semakin banyaknya peserta yang bergabung di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Gerakan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran zakat dalam menyejahterakan umat.
Salah satu peserta, Nur Syamsiah, mengaku bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi pemula yang ingin terjun ke dunia filantropi. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat mendasar dan mudah dipahami. Ia juga berharap BAZNAS terus menjadi garda terdepan dalam menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi kesejahteraan umat.
“Program BAZNAS Volunteer sangat bermanfaat sekali bagi pemula, khususnya bagi saya, yang belum mengetahui secara detail apa itu zakat, infak, dan sedekah. Dengan mengikuti pelatihan, semoga BAZNAS bisa menyejahterakan masyarakat melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah,” kata Nur Syamsiah.
Berita Lainnya
SALURKAN BANTUAN RUTILAHU UNTUK MA TURCI, NENEK SEBATANG KARA DI PUSAKAJAYA
BAZNAS SUBANG SALURKAN BANTUAN ZAKAT BAGI KORBAN KEBAKARAN DI TANJUNGSIANG
BAZNAS Kabupaten Subang Raih Penghargaan dari FKDT Jawa Barat pada PORSADIN VIII
BAZNAS SUBANG DUKUNG CEK KESEHATAN GRATIS BAGI MASYARAKAT, 100 WARGA PASIRKAREUMBI TERLAYANI
KETUAB BAZNAS KAB. SUBANG BERIKAN CERAMAH DAN SANTUNAN YATIM PIATU DHUAFA
BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Kesehatan melalui Infak BERSERI untuk Dua Balita dengan Gejala DBD
25 TAHUN BERJUANG DENGAN DISABILITAS, BAZNAS SUBANG HADIRKAN HARAPAN UNTUK FIRDAN
BAZNAS SUBANG PEDULI YATIM DAN DHUAFA DALAM FESTIVAL LITERASI SUBANG 2026
Wujud Kepedulian Sosial, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Bu Ii Sunari di RSUD Kebumen
BAZNAS SUBANG SALURKAN BANTUAN UNTUK BAYI 18 BULAN YANG AKAN JALANI TRANSPLANTASI HATI
Bertahun-tahun Mendambakan Rumah Layak Huni, Ibu Wiwi Widaningsih Akhirnya Mendapat Bantuan BAZNAS Subang
INFAK BERSERI DI DINAS KESEHATAN DUKUNG PROGRAM BAZNAS SUBANG
BANTUAN STIMULAN RUTILAHU BAGI KORBAN KEBAKARAN DI CIKAUM BARAT
Sambut Hari Guru Nasional 2026, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Dukungan untuk PGRI Cabang Subang
SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL 2026

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Subang.
Lihat Daftar Rekening →