BAZNAS Kabupaten Subang Serahkan Santunan kepada Lansia pada Launching Gerakan Ngabret Nyaah Ka Indung Jawa Barat
13/04/2025 | Penulis: Admin
Program Nyaah Ka Indung
BAZNAS Kabupaten Subang menyalurkan santunan kepada 10 orang lansia berupa paket sembako dan uang tunai dalam rangkaian acara Launching Gerakan Ngabret Nyaah Ka Indung tingkat Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid di kantor Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Jumat siang (11/04).
Santunan diserahkan langsung oleh Bupati Subang Reynadly Putra Andita BR, S.IP, Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si, M.Si dan Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Subang Rokib Elfariz, S.Ag.
Acara tersebut dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, para Asisten Daerah, Kepala BP4D, Kepala DP2KBP3A, Kabag Kesra, Camat Ciater, perwakilan TP2KB, DPRD Kabupaten Subang, BUMD, dan perwakilan OPD lainnya. Sementara itu, para Kepala UPTD, Kepala Desa, dan seluruh Camat se-Kabupaten Subang mengikuti acara secara virtual.
Dalam laporannya, Asisten Daerah I, Rahmat Effendi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Gerakan Nyaah Ka Indung yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan dilaunching serentak oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, di Kota Cianjur pada hari yang sama.
Program ini akan mulai berjalan pada akhir April 2025 dan mewajibkan seluruh ASN serta pegawai BUMD di Kabupaten Subang untuk memiliki satu lansia binaan. Sasaran dari program ini adalah lansia berusia 60 tahun ke atas, terutama kaum ibu yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian, perlindungan, serta penghormatan yang layak.
Bupati Subang, Reynadly Putra Andita BR, S.IP yang akrab disapa Kang Rey, dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Ia menegaskan bahwa lansia merupakan bagian dari masyarakat yang harus dijaga dan dirawat dengan kasih sayang dan kepedulian.
“Program ini bertujuan untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi kebutuhan dasar lansia, serta menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Sunda dalam bentuk kepedulian dan perhatian nyata,” ujar Kang Rey.
Ia menekankan bahwa program Ngabret Nyaah Ka Indung akan menjadi salah satu indikator kinerja ASN di Kabupaten Subang. Menurutnya, pengabdian sejati tercermin dari kepedulian terhadap sesama. Ini bentuk kepekaan para ASN untuk melihat langsung kondisi masyarakat di sekitar, khususnya para lansia
“Saya amat yakin, tidak ada orang yang berbagi jatuh miskin,” tegasnya.
Kang Rey juga menyampaikan bahwa instruksi tegas telah diberikan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa agar memastikan tidak ada lagi lansia di Subang yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.
“Saya tidak ingin lagi mendengar ada lansia yang rumahnya hancur, sulit berobat, atau menjalani usia senja dengan beban berat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Subang menunjukkan komitmennya sebagai mitra aktif pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial, khususnya bagi para lansia yang membutuhkan.
Berita Lainnya
4 Makna Zakat dalam Kehidupan Seorang Muslim
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI CALON STAF BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KABUPATEN SUBANG PERIODE 2025-2030
BAZNAS Subang Hadirkan Kado Kemerdekaan Lewat Bantuan Rutilahu
Program Subang Ngabret Nyaah Ka Indung BAZNAS Subang Sudah Sesuai Aturan dan Berjalan Transparan
Berinfak: Amalan Ringan, Pahala Besar
BAZNAS Kabupaten Subang Gelar Serah Terima Jabatan Periode 2025–2030

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
