WhatsApp Icon

Sosialisasi Zakat Mal, Zakat Pertanian dan Launching Program BAZNAS Subang BERSERI Digelar di Desa Kosambi

16/07/2026  |  Penulis: Adm

Bagikan:URL telah tercopy
Sosialisasi Zakat Mal, Zakat Pertanian dan Launching Program BAZNAS Subang BERSERI Digelar di Desa Kosambi

Dokumentasi BAZNAS Subang

Subang – Kamis (16/7/2026) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang terus memperkuat optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga tingkat desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Zakat Mal, Zakat Pertanian serta Launching Program BAZNAS Subang BERSERI (Berinfak Seribu Setiap Hari) yang dilaksanakan di Desa Kosambi, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Subang KH. Satibi, S.Pd.I., M.M., Kepala Bagian I Bidang Penghimpunan Ma'mun, S.IP., Kepala Bagian IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum Ujang Yusup Zavet, Ketua UPZ Kecamatan Cipunagara Nurtajudin, S.Pd.I., Ketua UPZ Desa Kosambi Ustadz Jujun, Pemerintah Desa Kosambi, perangkat desa, para Ketua RT dan RW, seluruh pengurus UPZ Desa Kosambi, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), kader PKK, serta kader Posyandu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Subang dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai kewajiban zakat sekaligus membangun budaya berinfak secara berkelanjutan melalui Program BAZNAS Subang BERSERI (Berinfak Seribu Setiap Hari).

Dalam kesempatan tersebut, KH. Satibi, S.Pd.I., M.M. menyampaikan materi utama mengenai pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Ia menjelaskan bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan sosial apabila dikelola secara profesional, amanah, dan tepat sasaran.

Selain menjelaskan ketentuan Zakat Mal, KH. Satibi juga memaparkan mengenai Zakat Pertanian, mulai dari ketentuan nisab, waktu pengeluaran zakat, hingga besaran zakat yang harus ditunaikan sesuai syariat Islam. Menurutnya, Kabupaten Subang sebagai salah satu daerah agraris memiliki potensi zakat pertanian yang sangat besar sehingga perlu terus disosialisasikan kepada para petani melalui peran aktif Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan maupun desa.

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan implementasi Program BAZNAS Subang BERSERI (Berinfak Seribu Setiap Hari) sebagai gerakan bersama untuk membangun kebiasaan masyarakat berinfak secara rutin melalui nominal yang ringan namun memiliki dampak besar apabila dilakukan secara kolektif.

Pada sesi berikutnya, Kepala Bagian I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Subang, Ma'mun, S.IP., memaparkan berbagai aspek teknis dalam pelaksanaan penghimpunan Zakat Mal dan Zakat Pertanian. Ia menjelaskan mekanisme pendataan calon muzaki, tata cara penghimpunan zakat, pencatatan administrasi, hingga pentingnya sinergi antara UPZ desa, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat agar penghimpunan zakat dapat berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Bagian IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum BAZNAS Kabupaten Subang, Ujang Yusup Zavet, memberikan penjelasan mengenai persiapan teknis pelaksanaan Program Kencleng Infak BAZNAS Subang BERSERI. Dalam pemaparannya dijelaskan mengenai mekanisme distribusi kencleng infak, sistem pengumpulan secara berkala, pengadministrasian hasil penghimpunan, serta pentingnya membangun budaya gotong royong melalui gerakan Berinfak Seribu Setiap Hari sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Subang.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh pengurus UPZ, perangkat desa, hingga perwakilan kelompok tani terkait mekanisme pembayaran zakat pertanian, pengelolaan dana zakat, serta implementasi Program BERSERI di lingkungan masyarakat. Diskusi berlangsung interaktif dan menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman sekaligus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan penghimpunan ZIS di Desa Kosambi.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Subang berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah desa, UPZ, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta seluruh elemen masyarakat dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah. Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, dana ZIS diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung berbagai program pemberdayaan umat di Kabupaten Subang.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk mendukung optimalisasi penghimpunan Zakat Mal, Zakat Pertanian, serta menyukseskan implementasi Program BAZNAS Subang BERSERI (Berinfak Seribu Setiap Hari) sebagai gerakan kolektif dalam menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Subang.

Lihat Daftar Rekening →