Supaya Lebih Mudah Bayar Zakat, BAZNAS Subang Bersama Bank BJB Luncurkan Pembayaran ZIS Digital
30/06/2026 | Penulis: Admin
#Subangngabret #BAZNASSubang #BAZNASPEDULI #BantuanBanjirRob #PeduliSesama #BangkitBersama
SUBANG- Transformasi digital kini merambah ke layanan zakat di Kabupaten Subang. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang bersama Bank BJB resmi meluncurkan layanan pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui aplikasi Digi Bank BJB dalam acara Launching Pembayaran ZIS BAZNAS Subang pada Digi Bank BJB yang digelar di Aula Bank BJB Subang, Selasa (30/6/2026).
Mengusung tema “Sinergi Digital: Kemudahan Menunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Warga Subang Lewat Digi BJB”, peluncuran layanan ini menjadi tonggak baru dalam upaya modernisasi pengelolaan zakat di Kabupaten Subang. Melalui layanan digital tersebut, masyarakat kini dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah hanya melalui telepon genggam tanpa harus datang langsung ke kantor layanan atau lembaga pengelola zakat.
Langkah ini dinilai sejalan dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat yang semakin akrab dengan layanan keuangan digital. Selain memberikan kemudahan, sistem digital juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memperluas jangkauan penghimpunan dana sosial keagamaan di Kabupaten Subang.
Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag. menyatakan, digitalisasi pembayaran zakat merupakan bagian dari strategi besar BAZNAS untuk meningkatkan pelayanan sekaligus mengoptimalkan potensi zakat yang dimiliki Kabupaten Subang.
Menurutnya, peluncuran layanan pembayaran ZIS melalui Digi Bank BJB bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan sebuah ikhtiar untuk mempermudah masyarakat dalam menjalankan kewajiban agama.
“Ini merupakan sebuah tahapan ikhtiar kami. Dengan layanan digital hasil kolaborasi BAZNAS dan Bank BJB ini, masyarakat bisa membayar zakat secara lebih mudah, cepat, aman, dan transparan. Mudah-mudahan target penghimpunan zakat sebesar Rp10 miliar tahun 2026 dapat tercapai,” ucap Dr. H. A. Sukandar.
Dr. H. A. Sukandar menjelaskan, BAZNAS Subang saat ini menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp10 miliar selama tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis apabila seluruh potensi zakat di Kabupaten Subang dapat digarap secara maksimal.
Menurut Sukandar, selama ini kontribusi terbesar penghimpunan zakat masih berasal dari zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipotong melalui sistem yang telah berjalan di lingkungan pemerintahan daerah. Namun, potensi zakat Subang sesungguhnya jauh lebih besar jika sektor lain ikut terlibat secara aktif.
“Selama ini sumber terbesar masih berasal dari zakat profesi ASN. Tetapi kami melihat potensi yang luar biasa di sektor pertanian, perdagangan, UMKM, pendidikan, dan dunia usaha. Semua sektor ini memiliki potensi besar untuk mendukung gerakan zakat di Kabupaten Subang,” katanya.
Kabupaten Subang yang dikenal sebagai daerah agraris dan kini berkembang menjadi kawasan industri dinilai memiliki peluang besar dalam meningkatkan penghimpunan zakat. Selain sektor pertanian dan perdagangan yang telah lama menjadi tulang punggung ekonomi daerah, pertumbuhan UMKM dan investasi industri juga membuka ruang baru bagi peningkatan kesadaran berzakat.
Karena itu, BAZNAS Subang berkomitmen memperluas jangkauan edukasi dan sosialisasi zakat kepada seluruh lapisan masyarakat.
Sukandar menjelaskan bahwa tahap awal implementasi layanan digital ini akan difokuskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang. Langkah tersebut dilakukan karena ASN masih menjadi kelompok dengan kontribusi zakat terbesar saat ini.
Namun demikian, BAZNAS tidak ingin bergantung sepenuhnya pada zakat profesi ASN. Ke depan, berbagai komunitas, asosiasi profesi, lembaga pendidikan, pelaku usaha, hingga kelompok masyarakat lainnya akan menjadi sasaran sosialisasi.
“Ke depan kita akan bergerak lebih luas. Tidak hanya ASN, tetapi juga komunitas, asosiasi, dunia pendidikan, dunia usaha, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Potensi zakat di Subang sangat besar dan harus terus dioptimalkan,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan zakat adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting untuk mengurangi kemiskinan dan memperkuat kesejahteraan sosial.
Dengan sistem digital, masyarakat diharapkan semakin mudah menunaikan kewajibannya tanpa terbentur persoalan waktu maupun jarak.
“Sekarang masyarakat tidak perlu lagi memikirkan hambatan waktu dan lokasi. Kapan pun dan di mana pun bisa menunaikan zakat, infak, maupun sedekah melalui aplikasi Digi Bank BJB,” tambahnya.
Pemilihan Bank BJB sebagai mitra strategis dalam program ini juga bukan tanpa alasan. Menurut Sukandar, Bank BJB selama ini memiliki hubungan erat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan menjadi bank yang digunakan dalam sistem pembayaran gaji ASN.
Karena itu, integrasi layanan zakat melalui Bank BJB dianggap lebih efektif untuk mempercepat transformasi digital penghimpunan zakat.
“BJB selama ini sudah menjadi bagian dari sistem keuangan pemerintah daerah. Banyak ASN yang sudah menggunakan layanan perbankan BJB sehingga kolaborasi ini menjadi lebih mudah dan efektif,” jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank BJB Subang, Topan Nurahman, menegaskan komitmen Bank BJB untuk terus mendukung berbagai program sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran fitur pembayaran ZIS melalui Digi Bank BJB merupakan bagian dari transformasi layanan perbankan yang berorientasi pada kemudahan dan kenyamanan nasabah.
“Di mana pun dan kapan pun, Bank BJB akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui layanan digital ini kami berharap masyarakat semakin mudah dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Ia meyakini kemudahan akses melalui aplikasi digital akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat sekaligus memperkuat budaya berbagi di tengah masyarakat.
Selain memberikan kemudahan bagi muzaki atau pembayar zakat, sistem digital juga mempermudah proses pencatatan dan pelaporan sehingga dana yang terhimpun dapat dikelola secara lebih profesional dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Subang, H. Dadang Kurnianudin, S.IP., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Subang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara BAZNAS dan Bank BJB.
Menurutnya, digitalisasi layanan zakat merupakan langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi pelayanan publik berbasis teknologi.
Ia berharap layanan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial di Kabupaten Subang.
“Pemerintah Kabupaten Subang menyambut baik inovasi ini. Kemudahan layanan digital diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Potensi ekonomi yang terus berkembang dan dukungan teknologi digital, BAZNAS Subang optimistis target penghimpunan zakat sebesar Rp10 miliar pada tahun 2026 dapat tercapai.
Berita Lainnya
Gerai Z-Ifthar Al-Munajat Kolaborasi BAZNAS Kabupaten Subang dan BAZNAS RI Hadirkan Ramadhan Penuh Kepedulian
BAZNAS Subang Silaturahmi dan Sosialisasi Program kepada PGRI Kabupaten Subang
Menuju Penghimpunan Maksimal, UPZ Pagaden Barat Perkuat Kapasitas Amilin dan UPZ Desa
Baznas Subang Salurkan Bantuan untuk Bayi 11 Bulan Penderita Hidrosefalus, Harapan Baru untuk Ananda Goffi
Ringankan Beban Warga, BAZNAS Subang Serahkan Bantuan Kesehatan Untuk Ibu Resih
BAZNAS Kabupaten Subang Salurkan Bantuan untuk Kegiatan Ramadhan Badan Eksekutif Santri A’s Syifa
Program Subang Bageur Hadir untuk Bapak Iyan Daryanto, Wujud Kepedulian dan Amanah Umat
Pengurus UPZ Resmi Dikukuhkan, Bupati Subang Dorong Pengelolaan Zakat Transparan dan Tepat Sasaran
BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk GPI, Perkuat Pendidikan Keagamaan dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Kabupaten Subang Laksanakan Silaturahmi dan Audiensi Tata Kelola Kelembagaan ke BAZNAS Provinsi Jawa Barat
Wujud Kepedulian, BAZNAS Subang Bantu Perbaikan Rumah Bapak Juhatim
Gerak Cepat BAZNAS Subang! Bantuan Kesehatan Disalurkan Untuk Carya Warga Cigadung
BAZNAS Kabupaten Subang melaksanakan kegiatan silaturahmi kelembagaan sekaligus studi implementasi penguatan Gerakan Infak Sekolah ke BAZNAS Kabupaten Sumedang
Baznas Subang Salurkan Bantuan Renovasi Rumah Layak Huni di Pasirkareumbi
BAZNAS Kabupaten Subang Tetapkan Besaran Zakat dan Infak Ramadhan 1447 H/2026 M

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Subang.
Lihat Daftar Rekening →