Berita Terbaru
BAZNAS Ajak Masyarakat Berzakat Lewat Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi, agar zakat tersebut bisa tersalurkan dengan aman dan terpercaya kepada mereka yang membutuhkan.
Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D saat Pengajian Sabtu Pagi bertema Shadaqah Menjadi Lifestyle yang dihelat secara daring pada Sabtu (8/2/2025).
"Salah satu cara untuk tetap memberikan zakat secara langsung adalah dengan membayar zakat kepada lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan meminta mereka untuk menyalurkannya kepada penerima yang khusus,” ujar Prof Nadra.
“Proses ini memungkinkan individu untuk merasa lebih terlibat dan berkontribusi secara langsung, di sisi lain tetap melalui jalur resmi yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Menurut Prof Nadra, zakat adalah kewajiban yang ditetapkan bagi individu yang memiliki kelebihan harta. Zakat berfungsi untuk membersihkan harta dan membantu mereka yang membutuhkan, sehingga memperkuat rasa solidaritas dalam masyarakat.
“Cara bersedekah yang baik adalah dengan memberikan yang terbaik dari yang kita miliki, baik itu dalam bentuk materi maupun non-materi. Ini juga termasuk memberikan makanan yang kita sendiri sukai kepada orang lain, bukan hanya sisa-sisa,” ucap Prof Nadra.
Dia menjelaskan, membayar zakat secara teratur membantu membersihkan harta dan mensucikan jiwa, serta membangun rasa solidaritas sosial dengan membantu mereka yang membutuhkan.
“Ulama seperti Imam Alai mengelola kekayaannya dengan cara yang dermawan, sering membagikan harta mereka kepada yang membutuhkan, sehingga tidak pernah mencapai haul untuk zakat,” kata Prof Nadra.
Ia mencontohkan, kedermawanan Nabi Muhammad istimewa karena dilakukan tanpa pamrih dan konsisten, terutama di bulan Ramadan, di mana beliau tidak hanya berbagi makanan, tetapi juga menyebarkan kasih sayang kepada semua orang, termasuk yang paling membutuhkan.
“Kita bisa meniru kedermawanan Ali bin Abi Thalib dengan memperutamakan keperluan orang lain di atas diri kita sendiri, memberikan apa yang kita miliki untuk membantu orang yang membutuhkan, serta memiliki komitmen untuk berbagi tanpa mengharapkan imbalan,” katanya.
BERITA11/02/2025 | Admin
Bangun Jiwa Sosial, BAZNAS RI Beri Pelatihan Dasar Kerelawanan Bagi Muzaki dan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Program Dasar Kerelawanan BAZNAS Volunteer guna mengajak muzaki dan masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam misi-misi BAZNAS serta membangun juwa sosial. Program ini memberikan pengalaman berharga bagi para relawan dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan BAZNAS Volunteer berlangsung selama dua hari, pada Sabtu-Minggu (8-9/2/2025), di Gedung BAZNAS RI, Jakarta Timur. Program ini mengajak para muzaki untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial di masyarakat, dengan tujuan meningkatkan jiwa sosial dan kepedulian mereka terhadap sesama.
Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Arifin Purwakananta menyampaikan, BAZNAS Volunteer hadir sebagai wadah bagi para relawan untuk memperkuat jiwa sosial dan belajar lebih dalam tentang dunia zakat, infak, dan sedekah.
“Relawan adalah pilar penting dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk dalam perjuangan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat,” ujar Arifin di Jakarta, Minggu (9/2/2025).
Menurutnya, sebagai lembaga yang menjadi garda terdepan dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat di Indonesia, BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat tersalurkan secara optimal bagi mereka yang membutuhkan.
“Oleh karena itu, kehadiran relawan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam upaya memperkuat gerakan zakat di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui program ini, lanjut Arifin, para peserta bukan hanya belajar tentang teknis menjadi relawan, tetapi juga memahami esensi dari pengabdian yang ikhlas. Ia berharap program tersebut menjadi awal perjalanan untuk lebih aktif dalam membantu masyarakat dan membangun lingkungan yang lebih peduli dan berdaya.
Sementara itu, Direktur Layanan dan Promosi, Rulli Kurniawan menambahkan, BAZNAS akan terus melanjutkan program BAZNAS Volunteer guna menghadirkan lebih banyak relawan baru. Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah bergabung mencapai 300 orang.
“Fokus utama program ini adalah memperkuat pemahaman tentang fundamental volunterisme, memperkenalkan BAZNAS secara lebih mendalam, serta mengenalkan visi, misi, dan berbagai program yang diperjuangkan. Dengan demikian, para relawan dapat berperan secara signifikan dalam berbagai kegiatan sosial,” kata Rulli.
Ke depan, Rulli berharap program BAZNAS Volunteer semakin berkembang, dengan semakin banyaknya peserta yang bergabung di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Gerakan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran zakat dalam menyejahterakan umat.
Salah satu peserta, Nur Syamsiah, mengaku bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi pemula yang ingin terjun ke dunia filantropi. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat mendasar dan mudah dipahami. Ia juga berharap BAZNAS terus menjadi garda terdepan dalam menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi kesejahteraan umat.
“Program BAZNAS Volunteer sangat bermanfaat sekali bagi pemula, khususnya bagi saya, yang belum mengetahui secara detail apa itu zakat, infak, dan sedekah. Dengan mengikuti pelatihan, semoga BAZNAS bisa menyejahterakan masyarakat melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah,” kata Nur Syamsiah.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Program Dasar Kerelawanan BAZNAS Volunteer guna mengajak muzaki dan masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam misi-misi BAZNAS serta membangun juwa sosial. Program ini memberikan pengalaman berharga bagi para relawan dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan BAZNAS Volunteer berlangsung selama dua hari, pada Sabtu-Minggu (8-9/2/2025), di Gedung BAZNAS RI, Jakarta Timur. Program ini mengajak para muzaki untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial di masyarakat, dengan tujuan meningkatkan jiwa sosial dan kepedulian mereka terhadap sesama.
Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Arifin Purwakananta menyampaikan, BAZNAS Volunteer hadir sebagai wadah bagi para relawan untuk memperkuat jiwa sosial dan belajar lebih dalam tentang dunia zakat, infak, dan sedekah.
“Relawan adalah pilar penting dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk dalam perjuangan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat,” ujar Arifin di Jakarta, Minggu (9/2/2025).
Menurutnya, sebagai lembaga yang menjadi garda terdepan dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat di Indonesia, BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat tersalurkan secara optimal bagi mereka yang membutuhkan.
“Oleh karena itu, kehadiran relawan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam upaya memperkuat gerakan zakat di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui program ini, lanjut Arifin, para peserta bukan hanya belajar tentang teknis menjadi relawan, tetapi juga memahami esensi dari pengabdian yang ikhlas. Ia berharap program tersebut menjadi awal perjalanan untuk lebih aktif dalam membantu masyarakat dan membangun lingkungan yang lebih peduli dan berdaya.
Sementara itu, Direktur Layanan dan Promosi, Rulli Kurniawan menambahkan, BAZNAS akan terus melanjutkan program BAZNAS Volunteer guna menghadirkan lebih banyak relawan baru. Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah bergabung mencapai 300 orang.
“Fokus utama program ini adalah memperkuat pemahaman tentang fundamental volunterisme, memperkenalkan BAZNAS secara lebih mendalam, serta mengenalkan visi, misi, dan berbagai program yang diperjuangkan. Dengan demikian, para relawan dapat berperan secara signifikan dalam berbagai kegiatan sosial,” kata Rulli.
Ke depan, Rulli berharap program BAZNAS Volunteer semakin berkembang, dengan semakin banyaknya peserta yang bergabung di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Gerakan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran zakat dalam menyejahterakan umat.
Salah satu peserta, Nur Syamsiah, mengaku bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi pemula yang ingin terjun ke dunia filantropi. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat mendasar dan mudah dipahami. Ia juga berharap BAZNAS terus menjadi garda terdepan dalam menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi kesejahteraan umat.
“Program BAZNAS Volunteer sangat bermanfaat sekali bagi pemula, khususnya bagi saya, yang belum mengetahui secara detail apa itu zakat, infak, dan sedekah. Dengan mengikuti pelatihan, semoga BAZNAS bisa menyejahterakan masyarakat melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah,” kata Nur Syamsiah.
BERITA10/02/2025 | Admin
BAZNAS Kabupaten Subang Terima Penghargaan dari Kementrian PUPR
Subang, 8 Februari 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang menerima penghargaan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas partisipasinya dan dukungan dalam peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) tahun 2022.
Penghargaan ini diberikan karena BAZNAS Kabupaten Subang turut serta mendukung dan terlibat dalam melakukan survei kelayakan penerima bantuan sesuai dengan ashnaf penerima zakat. Kemudian, BAZNAS Kabupaten Subang juga memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan rencana dan menentukan penanggungjawab dalam melakukan monitoring dan survei dalam memudahkan proses koordinasi Program RTLH kerjasama BSPS PUPR dengan BAZNAS RI.
Program RTLH ini telah berhasil membangun sebanyak 25 unit rumah di tiga lokasi, yaitu Desa Cupunagara Kecamatan Cisalak, Desa Sukamaju Kecamatan Sukasari, dan Desa Rawamekar Kecamatan Blanakan. Pembangunan rumah-rumah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang kurang mampu dan memenuhi kebutuhan dasar mereka akan tempat tinggal yang layak.
Dengan penghargaan ini, BAZNAS Kabupaten Subang diharapkan dapat terus meningkatkan partisipasinya dalam program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa BAZNAS Kabupaten Subang telah berhasil menjalankan amanah zakat dengan baik dan efektif.
"Kami sangat berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Kementrian PUPR. Ini merupakan bukti bahwa BAZNAS Kabupaten Subang telah berhasil menjalankan amanah zakat dengan baik dan efektif," kata Kepala Bagian SAU BAZNAS Kabupaten Subang
Dengan demikian, BAZNAS Kabupaten Subang akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program zakat yang efektif dan efisien.
BERITA08/02/2025 | Admin
Apresiasi Kinerja BAZNAS, Komisi VIII DPR RI Dorong Pencapaian Target Penghimpunan ZIS-DSKL 2025
Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengapresiasi capaian dan kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pada tahun 2024 dan mendorong pencapaian target penghimpunan zakat, infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wachid saat membacakan hasil rekomendasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BAZNAS RI dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Gedung Nusantara II DPR RI, Komplek Senayan, Jakarta pada Rabu (5/2/2025). Turut hadir Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., serta para perwakilan fraksi Komisi VIII DPR RI.
“Komisi VIII DPR RI mengapresiasi capaian dan target kinerja tahun 2024 dan selanjutnya mendesak pada Badan Amil Zakat Nasional untuk mencapai target capaian pengumpulan ZIS-DSKL tahun 2025,” ujar Abdul Wachid.
Abdul Wachid juga menyampaikan, BAZNAS RI perlu menyusun rencana capaian proyeksi pengumpulan nasional tahun 2025 di dalam neraca sebesar Rp13.335.447.759.280,- serta di luar neraca sebesar Rp38.728.180.331.998,-, sehingga proyeksi pengumpulan nasional sebesar Rp50.063.628.901.276,-.
Selain mendorong pencapaian target penghimpunan, Abdul Wachid juga mendorong BAZNAS RI untuk memastikan pelaksanaan program prioritas BAZNAS RI tahun 2025, sehingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Program prioritas BAZNAS tahun 2025 antara lain penguatan layanan kesehatan di 34 provinsi, BAZNAS microfinance, kampung zakat, santripreneur, beasiswa BAZNAS, Zchicken, Zmart, rumah layak huni, pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana,” ucap Abdul Wachid.
Selain itu, lanjut Abdul Wachid, BAZNAS juga perlu memetakan langkah dan strategi mengoptimalkan potensi zakat, sehingga target penghimpunan ZIS-DSKL dapat tercapai guna mendukung program prioritas dan dapat membantu kegiatan kemanusiaan di negara lain.
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang juga mengapresiasi program penyaluran yang dilakukan BAZNAS RI untuk masyarakat kurang mampu. Menurutnya, program BAZNAS sudah tepat sasaran menjangkau kelompok mustahik.
“Di berbagai kabupaten sudah menunjukkan kinerja BAZNAS dan sebagian besar sudah menyasar masyarakat miskin. Dari laporan yang kami terima, sudah menyasar lebih dari satu juta masyarakat miskin dan membantu mengurangi angka kemiskinan kita,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengaku bersyukur BAZNAS berhasil mencapai target penghimpunan ZIS-DSKL tahun 2024, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak, terutama kalangan menengah ke bawah.
“Alhamdulillah capaian BAZNAS di tahun 2024 mendapat apresiasi dari Komisi VIII DPR dan mereka akan mendukung apa yang dilakukan BAZNAS di tahun 2025,” kata Kiai Noor.
“Dan yang tak kalah penting adalah tadi ada keputusan, mudah-mudahan nanti bisa dilaksanakan bersama yaitu amil-amil zakat di lingkungan BAZNAS adalah amil zakat negara. Dengan demikian negara hadir dalam rangka untuk memperkuat zakat, infak, sedekah, untuk pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat,” tambahnya.
Turut hadir, Pimpinan BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, Prof Dr H. Zainulbahar Noor, SE, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, Deputi I H. Arifin Purwakananta, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi dan Informasi Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman, M.S, M.Sc, Ph.D, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Deputi II BAZNAS RI Dr HM Imdadun Rahmat, M.Si, Sekretaris BAZNAS RI Subhan Cholid, Lc, MA, serta sejumlah jajaran BAZNAS lainnya.
BERITA06/02/2025 | Admin
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti Suap, Perkuat Penerapan Prinsip 3A
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 yang dikeluarkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia.
Dalam hal ini, BAZNAS terus memperkuat prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam melakukan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dititipkan oleh para muzaki kepada BAZNAS.
Secara simbolis, penyerahan dua sertifikat ISO tersebut dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (5/2/2025). Turut hadir Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., bersama Pimpinan BAZNAS RI, perwakilan PT Garuda Sertifikasi Indonesia Eko Sutrisno beserta jajarannya.
"Alhamdulillah BAZNAS RI berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal BAZNAS," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Kiai Noor menegaskan, sebagai lembaga pengelolaan zakat nasional, BAZNAS RI terus berkomitmen menyempurnakan manajemen sesuai dengan standar ISO 9001:2015 dan 37001:2016. Katanya, hal ini bertujuan agar pengelolaan zakat dapat berjalan secara efektif, efisien, dan terpercaya.
“Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 merupakan sistem manajemen yang mengarahkan dan mengendalikan organisasi berkaitan dengan kualitas, manajemen mutu, dan menjamin pelayanan jasanya memenuhi persyaratan mutu pelanggan serta mematuhi peraturan yang berlaku dalam jasa tersebut,” kata Kiai Noor.
Sementara, lanjut Kiai Noor, Sertifikasi Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 merupakan komitmen dan sekaligus memastikan pengelolaan zakat di BAZNAS dilaksanakan dengan akuntabel dan transparan serta mencegah korupsi dan anti suap di lingkungan BAZNAS RI.
"BAZNAS memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 setelah dilaksanakan audit resertifikasi dengan lingkup Layanan Pengelolaan Zakat, Pengumpulan, Pendistribusian dan Pendukungnya oleh Badan Sertifikasi Garuda Sertifikasi Indonesia yang berkantor Pusat di Denpasar Bali," ucapnya.
Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pimpinan BAZNAS RI, amilin dan amilat BAZNAS RI, serta seluruh pihak atas upaya bersama dalam mempertahankan dua sertifikat ISO ini.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor SE, Mec menambahkan, pencapaian dua sertifikat tersebut menjadi pemicu semangat BAZNAS RI terus berdedikasi dalam mencapai tujuan bersama, yaitu meningkatkan kesejahteraan umat. Penghargaan ini juga mengindikasikan manajemen BAZNAS memenuhi persyaratan yang berlaku.
"Prestasi ini juga merupakan penguatan BAZNAS RI dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), dengan menerapkan sistem manajemen mutu yang mengikuti standar internasional di seluruh unit kerja BAZNAS," katanya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan PT Garuda Sertifikasi Indonesia Eko Sutrisno mengapresiasi dua sertifikasi ISO yang dipertahankan BAZNAS RI dan menjadi bukti komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga kualitas, dan terus berinovasi dalam menjawab tuntutan zaman.
"Selamat kepada BAZNAS yang mempertahankan dua sertifikat ISO. Ini menjadi acuan bahwa ternyata kepercayaan Publik ini tetap dipertahankan oleh BAZNAS, dan menjadi pioner bagi seluruh LAZ di seluruh Indonesia bahkan di kawasan regional. BAZNAS telah berani menerapkan ISO Anti Penyuapan.
Eko berharap, BAZNAS dapat terus mempertahankan capaian ini dan bisa merambah ke BAZNAS Daerah secara lebih luas sehingga kepercayaan masyarakat, transparansi dan akuntabilitas dapat terjaga.
Untuk diketahui, BAZNAS memperoleh sertifikat ISO pertama yaitu ISO 9001:2008 tahun 2018 dengan nomor QS 3354 dari Badan Sertifikasi WQA-APAC. Pada 2012 – 2016, BAZNAS RI mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2008 dari Badan Sertifikasi WQA. Pada 2017 – 2022, BAZNAS RI memperoleh sertifikat versi terbaru yaitu ISO 9001 : 2015 dari Badan Sertifikasi WQA – APAC. Pada 2023 sampai dengan saat ini, BAZNAS RI memperoleh sertifikat dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia.
Sementara ISO 37001;2016, BAZNAS melakukan kick off SMAP pada 2019. Tahun 2020 – 2022, BAZNAS RI mendapatkan sertifikat dari Badan sertifikasi PT Mutu Agung dengan Lingkup Direktorat Operasi. Pada 2023 sampai saat ini mendapatkan sertifikat dari Badan Sertifikasi oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia dengan lingkup seluruh unit kerja.
BERITA06/02/2025 | Admin
Pendistribusian Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Angin Puting Beliung di Desa Karanganyar
Pusakajaya, Subang - Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Subang, Iteng Sukarya, S.Pd.I, memimpin pendistribusian bantuan untuk masyarakat terdampak angin puting beliung di Dusun Sukarasa, Desa Karanganyar, Kecamatan Pusakajaya. Pendistribusian bantuan ini dilaksanakan pada hari ini (04/01), didampingi oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan H. Asep Alamsyah, SE, Kepala Bagian Pengumpulan Yanto Sugianto, dan Staff Muhammad Dicky.
Iteng Sukarya menyampaikan turut berduka cita atas musibah angin puting beliung di Desa Karanganyar dan berdoa semoga masyarakat yang terdampak dapat segera pulih. Kami berharap bahwa bantuan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak untuk memulihkan kehidupan mereka.
Iteng Sukarya kemudian menyerahkan bantuan secara simbolis yang diterima oleh Camat Pusakajaya, didampingi Kepala Desa Karanganyar dan Ketua UPZ Pusakajaya.
"Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak untuk memulihkan kehidupan mereka," ujarnya.
Informasi dari Kepala Desa Karanganyar, angin puting beliung terjadi pada Sabtu malam (01/02) dan menyebabkan 31 rumah terdampak. BAZNAS Kabupaten Subang berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh bencana alam dan berharap bahwa bantuan ini dapat membantu masyarakat untuk memulihkan kehidupan mereka.
"Kami akan terus berusaha untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh bencana alam," Kata H. Asep Alamsyah.
Dengan demikian, pendistribusian bantuan untuk masyarakat terdampak angin puting beliung di Desa Karanganyar telah dilaksanakan dan diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memulihkan kehidupan mereka.
BERITA04/02/2025 | Admin
BAZNAS Kabupaten Subang Bantu Korban Kebakaran di Desa Pangarengan
Subang, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang memberikan bantuan kepada Otong Yasin, warga Desa Pangarengan, Kecamatan Legonkulon, yang mengalami kebakaran. Bantuan diberikan kepada Otong Yasin dan keluarga oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Subang, Iteng Sukarya, S.Pd.I.
Iteng Sukarya melaporkan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Subang terhadap masyarakat yang terkena musibah.
"Kami berharap bahwa bantuan ini dapat membantu Otong Yasin dan keluarga dalam menghadapi musibah ini," ujarnya.
Iteng Sukarya juga mengucapkan terima kasih kepada ASN dan masyarakat Subang yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Subang.
"Alhamdulillah, manfaat zakat, infak, dan sedekah bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah," ujarnya.
Otong Yasin pun tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan kepadanya dan keluarga.
"Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Subang yang telah membantu kami dalam menghadapi musibah ini," ujar Otong
Semoga musibah ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan. BAZNAS Kabupaten Subang akan terus berusaha untuk membantu masyarakat yang terkena musibah dan membutuhkan bantuan.
BERITA03/02/2025 | Admin
BAZNAS Kabupaten Subang Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Ibu Wasem
Subang, 31 Januari 2025 - BAZNAS Kabupaten Subang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan 1 unit kursi roda untuk Ibu Wasem, warga Dusun Palabuan RT 008 RW 001 Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang.
Bantuan ini disalurkan langsung ke rumah Ibu Wasem oleh staff bidang pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Subang, Ibu Ai Nurusshobah, pada hari Jum'at, 31 Januari 2025.
Kursi roda ini diharapkan dapat membantu Ibu Wasem dalam melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman. BAZNAS Kabupaten Subang berharap bahwa bantuan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi Ibu Wasem dan keluarganya. Atas bantuan yang diberikan, pihak keluarga Kasem mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Subang.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Subang yang telah memberikan bantuan kursi roda untuk ibu kami. Bantuan ini sangat membantu ibu kami dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kami berharap bahwa BAZNAS Kabupaten Subang dapat terus membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar keluarga Kasem.
BAZNAS Kabupaten Subang akan terus berusaha untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan bantuan dari masyarakat dan donasi, BAZNAS Kabupaten Subang dapat terus melaksanakan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
BERITA01/02/2025 | Admin
BAZNAS Kabupaten Subang Kembali Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian
Subang, 31 Januari 2024 - Alhamdulillah, BAZNAS Kabupaten Subang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) setelah dilakukan audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk yang ke-8 kali sejak 2017. Ini merupakan bukti bahwa BAZNAS Kabupaten Subang telah melakukan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan transparan dan akuntabel.
Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Subang Dr. H. Musyfiq Amrullah, Lc, M.Si kita patut mensyukuri dengan terus meningkatkan kinerja secara profesionalisme, kompetensi dan senantiasa menjaga amanah sehingga dapat meningkatkan trust, kemitraan serta galang persaudaraan yang bersinergi dengan pemerintah daerah dan swasta. Dengan demikian, BAZNAS Kabupaten Subang dapat meningkatkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan ASN, pengusaha, petani, dan lain-lain.
BAZNAS Kabupaten Subang juga terlibat secara masif dalam menurunkan tingkat kemiskinan, stunting, mempertahankan kekuatan pangan untuk rakyat Indonesia, serta mencerdaskan anak bangsa dan mengadvokasi dakwah. Ini merupakan realisasi syukur nikmat dengan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian tahun 2024.
Dengan opini WTP ini, BAZNAS Kabupaten Subang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memperkuat posisi sebagai lembaga zakat yang terpercaya dan transparan. BAZNAS Kabupaten Subang akan terus berusaha untuk meningkatkan kinerja dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta memperluas jaringan kemitraan dengan pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat.
Dengan demikian, BAZNAS Kabupaten Subang dapat memainkan peran yang lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi umat. Semoga dengan opini WTP ini, BAZNAS Kabupaten Subang dapat terus menjadi lembaga zakat yang terpercaya dan berintegritas.
BERITA31/01/2025 | Admin
Sebentar Lagi Ramadhan Tiba, Ini Besaran Zakat Fitrah Tahun 2025/1446
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang Dr. H. Musyfiq Amrullah, Lc, M.Si memimpin rapat Penetapan Besaran Zakat Fitrah Tahun 2025. Rapat digelar di Kantor BAZNAS Kabupaten Subang pada Rabu siang (23/01). Dalam rapat tersebut, telah ditetapkan besaran zakat fitrah tahun 2025 M/1446 H sebesar 2,8 Kg atau 3,5 liter beras perjiwa. Jika dikonversikan ke rupiah nominalnya sebesar Rp.40.000. Penetapan tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Pengawas Syariah (DPS), Perwakilan dari Kementrian Agama dan Pemerintah Kabupaten Subang serta sejumlah pihak terkait. Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Subang Asep Iwan Herliawanto, S.HI mengatakan bahwa besaran zakat fitrah di kabupaten Subang ini mengacu pada beras premium dengan harga Rp.14.000/Kilogram. "Tinggal dijumlahkan saja, Rp.14.000 X 2,8 Kg sama dengan Rp.39.200 kemudian disepakati bersama dalam rapat untuk dibulatkan menjadi Rp.40.000/Jiwa." Ujar Asep Iwan Asep Iwan menargetkan pengumpulan zakat fitrah pada tahun 2025 tidak jauh beda dari tahun 2024 yaitu sebesar 65 Miliar. Sementara itu, Asep Iwan menjelaskan terkait besaran zakat fitrah tahun 2024 Rp.42.000/Jiwa dan di tahun 2025 menjadi Rp.40.000/Jiwa karena adanya penurunan harga beras. "kami mendapatkan informasi harga beras dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang yang ikut hadir pada rapat penetapan besaran zakat fitrah tahun 2025." Tambahnya Selain zakat fitrah, BAZNAS Kabupaten Subang pun menetapkan besaran Bulan Infak Sedekah (BIS) Ramadhan sebesar Rp.3.000/Jiwa dan Fidyah sebesar Rp.30.000/Jiwa.
BERITA24/01/2025 | Admin
BAZNAS Kabupaten Subang Kembali Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS RI
Program Rumah Layak Huni BAZNAS RI adalah program yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat dengan tujuan untuk memberikan bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat miskin dan mustahik yang memiliki tempat tinggal tidak layak huni.
Ketua BAZNAS Kabupaten Subang Dr. H. Musyfiq Amrullah, Lc, M.Si meresmikan secara simbolis bantuan untuk Ibu Asiah warga Desa Mariuk Kecamatan Tambakdahan, Subang. Hadir pada acara peresmian Pimpinan BAZNAS Kabupaten Subang, Danramil Tambakdahan, Kepala Seksi Kesos Kecamatan Tambakdahan, Kepala Desa Mariuk, KUA Tambakdahan dan tamu undangan lainnya.
Kepala Desa Mariuk Drs H. Iyon Cahyono mengucapkan terima kasih banyak kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang yang telah memberikan bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) RI untuk Ibu Asiah yang merupakan warga kami.
Selanjutnya, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang Dr. H. Musyfiq Amrullah, Lc, M.Si mengatakan bahwa program RLHB RI ini adalah bagian dari usaha BAZNAS di dalam mengurangi kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem yang menjadi program prioritas pemerintah pusat.
"Alhamdulillah kita senantiasa sinergi dengan instansi pemerintah dalam melaksanakan program, salah satunya bantuan rumah layak huni." Ujar H. Musyfiq Amrullah
H. Musyfiq Amrullah menyampaikan bantuan RLHB RI Tahun 2024 untuk Ibu Asiah ini diusulkan oleh H. Asep Alamsyah, SE yang merupakan Kepala Bagian Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Subang kemudian ditindaklanjuti oleh Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Subang Iteng Sukarya, S.Pd.I untuk diajukan ke BAZNAS RI dan Alhamdulillah di-ACC.
Terima kasih kepada ASN, donatur dan masyarakat Subang yang telah menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang. Alhamdulillah hasilnya dapat disaksikan oleh kita semua bisa membangunkan rumah layak huni untuk Ibu Asiah. "Jangan lupa Ibu Asiah, do'akan orang yang berzakat dan bersedekah sehingga mampu membangunkan rumah yang layak dan nyaman untuk ditempati." Tambahnya.
BERITA23/01/2025 | Admin
Sambut Gencatan Senjata, BAZNAS Bersama Wamenlu RI Bahas Strategi Pengiriman Bantuan untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Anis Matta melakukan pertemuan membahas strategi pengiriman bantuan untuk Palestina, di tengah kesepakatan gencatan senjata yang diraih antara pejuang Palestina dengan Israel.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS juga menyampaikan telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Turut hadir, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H Mo Mahdum, serta Wakil Ketua Umum MUI Dr. K.H. Marsudi Syuhud, M.M.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS mendukung penuh upaya rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah setelah tercapainya gencatan senjata di Gaza.
“Kami berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah. Kami berharap, Bapak Presiden dan Menteri Luar Negeri dapat melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol solidaritas bangsa Indonesia,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Kiai Noor menambahkan, BAZNAS juga berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan saudara-saudara di Palestina melalui sinergi dengan mitra internasional, penyesuaian strategi, dan pemanfaatan teknologi.
“Dalam menyalurkan amanah donasi kepada masyarakat di Palestina, BAZNAS menyalurkan melalui beberapa jalur-jalur distribusi yang aman, cepat, dan tepat sasaran setidaknya melalui 3 metode di antaranya penyaluran langsung, penyaluran melalui mitra non-Palestina, dan penyaluran melalui mitra lokal Gaza,” ucap Kiai Noor.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat ganda, serta menjadikan amal ini sebagai penolong kita di dunia dan akhirat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta menyampaikan, kesepakatan gencatan senjata yang dicapai di Gaza menjadi momentum yang tepat untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan, sehingga daya hidup bangsa Palestina tetap terjaga dalam memperjuangkan kemerdekaannya.
“Saya bersyukur Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) segera merespons undangan untuk membahas sinergi penyaluran bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Palestina agar lebih efektif dan terkoordinasi baik.
Menurutnya, momentum gencatan senjata harus dioptimalkan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan sehingga daya hidup bangsa Palestina terus terjaga untuk memperjuangan kemerdekaannya.
Anis Matta juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI maupun MUI yang telah konsisten menjadi jembatan penyaluran bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina.
“Terima kasih kepada Ketua BAZNAS Bapak Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA dan Wakil Ketua MUI Dr. KH Marsuudi Suhud, MM yang hadir langsung bersama perwakilan kedua organisasi dalam pertemuan tadi,” ucapnya.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM,, Deputi I Deputi I H Arifin Purwakananta, Deputi II Dr. H. M Imdadun Rahmat, M.Si, Direktur Timur Tengah Ahrul Tsani, Direktur HAMK Indah Nuria Savitri, Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri & Kerjasama Internasional MUI Drs. Bunyan Saptomo, M.A.
BERITA21/01/2025 | Admin
BAZNAS Respons Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir di Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Lampung merespons cepat musibah banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Lampung dan sekitarnya.
Tim BTB di lokasi melaporkan, banjir yang terjadi di wilayah Lampung mengakibatkan sejumlah permukiman warga terendam hingga mencapai ketinggian air sekitar 2 meter. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera mengalami kemacetan dan mengganggu mobilitas masyarakat sekitar.
Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan MA, menyatakan, tim yang diterjunkan segera melakukan asesmen di lokasi yang terdampak, kemudian mendistribusikan 150 paket sarapan pagi untuk penyintas.
"Tim BTB bergerak cepat untuk merespons musibah banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Lampung. Dimulai dengan asesmen, kemudian memberikan bantuan yang diperlukan bagi para korban," kata Saidah, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/1/2025).
Meskipun banjir mulai surut, Saidah mengatakan tim gabungan dari berbagai instansi masih terus berupaya dalam penanganan darurat bagi para korban.
"Tentunya kami berharap agar musibah banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Kota Lampung dan sekitarnya dapat segera ditangani dengan baik dan cepat," harapnya.
Saidah melanjutkan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendampingi warga yang terdampak, dan memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meminimalkan dampak bencana ini dan memberikan dukungan yang maksimal kepada para penyintas.
Pada kesempatan ini, Saidah juga mengajak masyarakat untuk terus menebar kebaikan dengan berpartisipasi dalam menggencarkan sedekah bencana kemanusiaan.
"Sebagai lembaga yang memiliki komitmen untuk menyejahterakan umat, BAZNAS terus bergerak cepat dalam memberikan bantuan untuk korban bencana," ucap Saidah.
BERITA21/01/2025 | Admin
BAZNAS RI Siapkan 41 Truk Kontainer Bantuan Kebutuhan Pokok untuk Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah menyiapkan 41 truk kontainer dengan total 45.000 karton paket bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina.
BAZNAS RI menyiapkan berbagai kebutuhan pokok, antara lain mi, beras, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, tepung, saus, dan kurma.
Melalui Bait Zakat Wa As-Shadaqat, BAZNAS menyiapkan sebanyak 30 truk kontainer bantuan, sementara melalui Sunnah Al Hayyah, BAZNAS menyiapkan 11 truk kontainer bantuan sehingga total bantuan yang disiapkan sebanyak 41 truk kontainer.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyambut baik gencatan senjata antara pejuang Palestina dan Israel, sehingga BAZNAS bergerak cepat untuk menyiapkan pengiriman bantuan berupa kebutuhan pokok bagi masyarakat Palestina di Gaza.
“Alhamdulillah kita sedang menyiapkan paket bantuan untuk rakyat Palestina. Kita menyadari bahwa ujian yang mereka hadapi sangatlah berat, namun kita juga meyakini bahwa dengan kebersamaan, doa, dan ikhtiar, kita dapat meringankan penderitaan mereka,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Senin (20/1/2025).
Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS RI tidak hanya menyalurkan bantuan berupa makanan saja, tetapi juga berencana membangun kembali berbagai fasilitas umum yang sebelumnya hancur akibat perang, seperti rumah sakit, sekolah, dan lainnya.
“Baru-baru ini BAZNAS RI sudah menandatangani MoU dengan UNRWA, JHCO, dan KHCF. Kami berharap dengan memperluas jaringan kerja sama ini akan mempermudah penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor.
Hingga saat ini, ungkap Kiai Noor, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Kiai Noor berharap, bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang besar serta menjadi bentuk nyata dari dukungan, solidaritas, dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga Allah Swt membalas kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat ganda, serta menjadikan amal ini sebagai penolong kita di dunia dan akhirat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI yang juga sebagai Ketua Satgas Palestina H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, menegaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Mesir.
“BAZNAS RI juga masih tetap membuka Infak Kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyalurkan keprihatinannya kepada Palestina, apa lagi saat ini juga kita akan segera memasuki bulan Ramadhan,” ucap Mo Mahdum.
BERITA21/01/2025 | Admin
HUT ke-24, BAZNAS RI Gelar Jalan Sehat Bersama Persatuan Istri Amil
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Persatuan Istri Amil (PIA) menggelar Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 yang bertajuk Cahaya Berzakat: Keajaiban Bagi Muzaki dan Mustahik.
Jalan Sehat dan Family Gathering Semarak HUT 24 BAZNAS diikuti oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Ketua PIA BAZNAS Dr. Hj. Nur Kusuma Dewi, M.Si, para Pimpinan BAZNAS RI, jajaran Deputi, Sestama, Direktur, Kabiro (kepala Biro), Kadiv (Kepala Divisi), Kabag (Kepala Bagian), amilin/at, BAZNAS bersama kerabat dan keluarga, di Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kekompakan para amil dan amilat BAZNAS dalam mensyiarkan zakat selama 24 tahun ke seluruh wilayah Indonesia.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, muzaki, dan mustahik yang telah mempercayakan zakat melalui BAZNAS. BAZNAS memastikam npengelolaan zakat yang dilakukan sesuai prinsip 3A, transparansi, dan akuntabel demi menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Kiai Noor.
Dalam kesempatan itu, Kiai Noor mengungkapkan, BAZNAS RI sukses mencapai target pengumpulan zakat Rp1 triliun (tidak termasuk dana titipan) hingga akhir tahun 2024 lalu, naik dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp882 miliar.
“Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Di tahun 2025 ini, BAZNAS menargetkan penghimpunan sebesar Rp1.375 triliun. Meningkatnya jumlah penghimpunan tak lepas dari kinerja menyeluruh mulai dari penghimpunan hingga pada penyaluran zakat yang bermanfaat bagi penerima zakat atau mustahik," ucap Kiai Noor.
Kiai Noor bersyukur, lembaga yang dipimpinnya yang kini berusia 24 tahun ini mendapat kepercayaan dari masyarakat luas untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, sehingga semakin banyak rakyat kurang mampu yang menerima manfaat.
Sementara itu, Ketua PIA BAZNAS RI Dr. Hj. Nur Kusuma Dewi, M.Si, jalan sehat tersebut merupakan salah satu cara untuk menggembirakan amil dan amilat.
Nur Kusuma berharap, di usia BAZNAS yang ke-24 bisa terus memberikan manfaat yang luas bagi umat.
BERITA21/01/2025 | Admin
Konsisten Bantu Palestina, Ketua MPR Apresiasi BAZNAS RI
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI H. Ahmad Muzani memberikan apresiasi dan pujian kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang telah konsisten dalam membantu masyarakat Palestina.
Apresiasi itu ia sampaikan dalam acara Public Expose 'Membasuh Luka Palestina' di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025).
Turut hadir dalam acara Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., Ketua Komisi 8 DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah berjuang keras membantu perjuangan rakyat Palestina, yang telah berjuang keras memberikan support yang tiada henti kepada rakyat Palestina," ucapnya.
Selain itu, Ahmad Muzani turut mengucapkan terima kasih kepada para mitra BAZNAS yang telah bekerjasama memberikan dukungan dan bantuan untuk masyarakat Palestina.
"Terima kasih atas semua ikhtiar, terima kasih atas semua perjuangan yang diberikan BAZNAS dan seluruh mitranya yang telah memberikan andil yang tidak kecil bagi perjuangan rakyat Palestina," kata dia.
"Atas nama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan berbangga tempat ini bisa ditempati oleh Ibu dan Bapak sekalian," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Ahmad Muzani mengatakan Palestina merupakan negara yang telah memberi jasa dengan mengakui kemerdekaan Indonesia.
Dia menegaskan masyarakat Indonesia pun harus membalas jasa Palestina dengan memperjuangkan kemerdekaan mereka.
"Kepada Kiai Haji Noor Achmad, saya ingin menyampaikan Bapak jangan bosan, jangan lelah, jangan merasa kalah dalam perjuangan Palestina," jelasnya.
Ahmad Muzani pun berharap agar kemerdekaan terjadi di bumi Palestina.
"Mudah-mudahan mereka akan menikmati kemerdekaan seperti kita semuanya," ucapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia H.E. Mr. Sudqi Al Omoush, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, HE Yasser Hassan Farag Elshemy, Konselor Kedutaan Mesir untuk Indonesia, Mr. Osama Hamdy, Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Wakil Ketua, Pimpinan, Sekretaris Utama dan Kedeputian BAZNAS RI, hadir secara online The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), serta King Hussein Cancer Foundation (KHCF).
Public Expose Membasuh Luka Palestina juga dihadiri oleh BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, Mitra Perusahaan, LAZ, UPZ, dan para munfiq yang telah membersamai BAZNAS menyukseskan Program Membasuh Luka Palestina.
Hingga Rabu, 15 Januari 2025, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan lebih dari Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan jumlah ini masih terus bertambah.
BERITA18/01/2025 | admin
Public Expose Membasuh Luka Palestina: BAZNAS RI Perluas Jaringan Penyaluran Bantuan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk warga Palestina di Jalur Gaza, dengan memperluas jarian penyaluran bantuan sebagai wujud kepedulian terhadap situasi yang terjadi di wilayah tersebut dalam setahun terakhir.
Hingga Selasa, 14 Januari 2025, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam acara Public Expose BAZNAS bertajuk “Membasuh Luka Palestina” yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (15/1/2025). Turut hadir Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua Komisi 8 DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A.
“Angka ini tidak hanya mencerminkan besarnya perhatian masyarakat Indonesia terhadap isu kemanusiaan di Palestina, tetapi juga menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian kita lintas batas tetap hidup dan kuat,” ujar Kiai Noor.
Dalam acara tersebut, BAZNAS RI juga memperluas jaringan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) secara virtual dengan lembaga resmi terpercaya yakni UNRWA (Badan PBB untuk Pengungsi Palestina), JHCO (Jordan Hashemite Charity Organization), dan KHCF (King Hussein Cancer Foundation).
“BAZNAS berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan saudara-saudara kita di Palestina. Melalui sinergi dengan mitra internasional, penyesuaian strategi, dan pemanfaatan teknologi, kami terus berupaya agar bantuan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan secara tepat waktu dan tepat sasaran,” ungkap Kiai Noor.
Kiai Noor mengungkapkan, dalam menyalurkan amanah donasi kepada masyarakat di Palestina, BAZNAS menyalurkan melalui beberapa jalur-jalur distribusi yang aman, cepat, dan tepat sasaran setidaknya melalui 3 metode di antaranya penyaluran langsung, penyaluran melalui mitra non-Palestina, dan penyaluran melalui mitra lokal Gaza.
“Adapun jalur penyaluran yang kami gunakan meliputi beberapa tahapan. Tahap Pertama diluncurkan Presiden RI melalui Pesawat Hercules TNI AU. Tahap Kedua diluncurkan Presiden RI melalui Pesawat PT Paragon. Tahap Ketiga, diluncurkan oleh Menteri Pertahanan melalui kapal KRI TNI AL. Dan, Tahap keempat diluncurkan Cargo BNPB,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor menambahkan, BAZNAS juga menyalurkan bersama mitra mitra luar non Palestina, salah satunya ialah Mesir di bawah naungan Bayt Al Zakat wa Al Shadaqat Al Mishiry, Sunah Alhayyah dan juga Mishr Al Kheir, Egyptian Red Crescent Society.
“Selain Mesir kami juga menyalurkan bersama dengan Yordania melalui airdrops, Jordan Hashemite Charity Organization, dan International Networking for Humanity, dan Woman’s Center Al Thouri Silwan di Gaza. Juga pada tanggal 3 Januari 2025 BAZNAS juga sudah berkomitmen bersama dengan UNWRA untuk memberikan bantuan sebesar Rp7 miliar untuk Palestina,” ucap Kiai Noor.
Selain memberikan banyuan di masa darurat, ungkap Kiai Noor, BAZNAS juga berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, Masjid, dan Sekolah. Ia berharap, Ketua MPR RI dan Menteri Luar Negeri dapat melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol solidaritas bangsa Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan dan kepedulian yang luar biasa terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Semoga langkah-langkah ini dapat menjadi bukti nyata solidaritas kita sebagai bangsa yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ucapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia H.E. Mr. Sudqi Al Omoush, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, HE Yasser Hassan Farag Elshemy, Konselor Kedutaan Mesir untuk Indonesia, Mr. Osama Hamdy, Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Wakil Ketua, Pimpinan, Sekretaris Utama dan Kedeputian BAZNAS RI, hadir secara online The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), serta King Hussein Cancer Foundation (KHCF).
Public Expose Membasuh Luka Palestina juga dihadiri oleh BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, Mitra Perusahaan, LAZ, UPZ, dan para munfiq yang telah membersamai BAZNAS menyukseskan Program Membasuh Luka Palestina.
BERITA17/01/2025 | Admin
BAZNAS Salurkan Dana ZIS Sesuai Prinsip 3A
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan penyaluran dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) disalurkan dengan menggunakan Prinsip 3A yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Dalam prinsip Syar`i, BAZNAS menyalurkan Zakat sesuai Asnaf atau golongan yang berhak menerima zakat, seperti fakir dan miskin.
Hal tersebut menanggapi banyaknya pertanyaan dari media terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kalau BAZNAS dasarnya kan mustahik, mustahik itu orang yang berhak mendapatkan dana dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), delapan asnaf itu, fakir miskin terutama sekali, ada juga fi sabilillah, gharim dan lainnya," kata Noor di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025).
Kiai Noor menyebutkan BAZNAS akan menerima jika sasarannya ialah fakir miskin, gharim (orang banyak utang yang tidak mungkin bisa mengembalikan), dan fi sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah misalnya lembaga pendidikan, guru, murid) namun perlu adanya verifikasi terlebih dahulu.
"Kalau memang sasarannya nanti kepada fakir miskin, gharim, fi sabilillah, dan lainnya, ya kita akan lakukan,” ujarnya.
Kiai Noor mengatakan, selama ini BAZNAS telah menyalurkan bantuan kepada asnaf zakat dalam bentuk berbagai program di antaranya Bank Makanan BAZNAS. Pihaknya menyampaikan, tanpa melihat adanya program Makan Bergizi Gratis, pihaknya sudah melakukan hal itu.
"Selama ini memang kita salurkan begitu, dalam berbagai program kami untuk asnaf zakat sasarannya itu, bahkan selalu kami sampaikan, siapa saja yang tidak bisa makan, datang ke BAZNAS, di mana saja pasti ada," katanya.
"Kalau itu untuk fakir miskin tidak masalah, karena fakir miskin kan ada di mana-mana, kan kita tidak bisa menolak, program Makan Bergizi Gratis kemudian di situ ada fakir miskin kemudian kita tolak, kita yang dosa," ucap Kiai Noor.
Kiai Noor juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas perhatian, dukungan, dan kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS.
Menurutnya, dukungan ini sangat berarti dalam mewujudkan visi dan misi BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua MPR RI yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyebut program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ini sudah terencana dan dianggarkan pembiayaannya oleh negara.
"Prinsip makan bergizi gratis itu kan sudah mendapatkan pembiayaan dari negara, BAZNAS saya kira dari penjelasan Ketua BAZNAS tadi kalau itu dimungkinkan sesuai dengan asnaf, BAZNAS tidak keberatan, yakni mereka yang berhak seperti antara lain fakir miskin," kata Muzani.
Muzani juga menyampaikan, masyarakat ketika menitipkan zakat kepada BAZNAS sudah jelas kategori-kategori penerima manfaatnya yang masuk dalam delapan asnaf mustahik zakat tersebut. Maka menurutnya tidak bisa jika langsung mengambil dari dana zakat untuk program MBG.
BERITA17/01/2025 | Admin
BAZNAS RI Bersama MUI DKI Jakarta Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta menggelar Seminar Internasional bertajuk "Etika Berbeda Pendapat dalam Masalah Ilmu Agama", sebagai langkah strategis untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat dan meningkatkan kesadaran literasi zakat di Indonesia.
Kegiatan yang juga merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS yang ke-24, turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, Ketua MUI Jakarta KH. Muhammad Faiz, Ulama Hadis dan Ushul Fiqh terkemuka, Syaikh Prof. Dr. Muhyiddin Awwamah Al-Husaini, Plt. Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta H. Aceng Zaini, M.Si, dan peserta seminar internasional, di Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif MUI DKI Jakarta yang menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan seminar ini.
“Kami sangat senang ketika MUI DKI hadir dan menyampaikan inisiatif untuk mengadakan acara di BAZNAS RI. Kami menyambut dengan sangat terbuka dan bahagia. Menurut kami, ini merupakan langkah positif dalam membangun kerja sama, khususnya dalam memperkuat literasi zakat di masyarakat,” ujar Achmad.
Achmad menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama antara BAZNAS RI dan MUI DKI Jakarta dalam mempromosikan nilai-nilai etika, memperkuat literasi zakat, dan mendorong pengembangan keilmuan Islam di Indonesia.
Achmad Sudrajat juga memaparkan rencana strategis BAZNAS untuk meningkatkan literasi zakat melalui program “Dai Zakat.” Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat dan memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.
“Program ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dari berbagai lapisan dan memperluas kesadaran zakat secara nasional,” ucapnya.
Lebih lanjut, Achmad juga memaparkan capaian terkini BAZNAS RI. “Tahun ini, BAZNAS RI berhasil menghimpun Rp1,14 triliun, dan secara nasional penghimpunan zakat dari seluruh BAZNAS dan LAZ di Indonesia mencapai Rp41 triliun. Namun, jumlah ini masih jauh dari potensi zakat nasional sebesar Rp300 triliun.”
Untuk menjawab tantangan tersebut, lanjut Achmad, BAZNAS RI mendirikan BAZNAS Institut dan tengah mempersiapkan 45 fundraiser dari seluruh Indonesia guna mengoptimalkan penghimpunan zakat.
Achmad turut menyoroti pengumpulan zakat di DKI Jakarta yang menurutnya masih jauh dari potensi zakat di Jakarta yang mencapai Rp30 triliun.
"Kami berharap MUI DKI Jakarta bisa menjadi mitra strategis BAZNAS BAZIS DKI Jakarta untuk memperluas dampak positif program zakat, serta literasi keagamaan," ujarnya.
Achmad berharap, seminar ini dapat menjadi tonggak penting dalam menciptakan harmoni pemikiran keagamaan dan memperkuat pengelolaan zakat sebagai solusi bagi berbagai permasalahan sosial di Indonesia.
“Mari kita bersama-sama mendorong literasi zakat dan membangun umat yang lebih berdaya,” tutup Achmad.
Ketua MUI Jakarta, KH. Muhammad Faiz, dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas kolaborasi ini. Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-24 untuk BAZNAS RI, yang dinilainya telah memberikan kontribusi besar dalam pengelolaan zakat di Indonesia.
“MUI akan terus mendukung BAZNAS dalam memperkuat peran zakat dan kaderisasi ulama,” ungkapnya.
KH. Muhammad Faiz juga mengungkapkan rencana MUI Jakarta untuk membuka program pendidikan jangka pendek dalam enam bulan ke depan. Program ini akan fokus pada ilmu hadis, ushul fiqih, dan tasawuf untuk menjawab tantangan pemahaman keilmuan Islam.
“Kami ingin memperkuat sanad keilmuan ulama agar mereka memiliki kapabilitas yang diakui," ujarnya. Menurutnya, kerja sama dengan BAZNAS RI akan memperkuat kualitas pendidikan keislaman dan memberikan manfaat nyata bagi umat.
“Semoga melalui seminar ini, kita dapat menguatkan peran ulama dan pengelolaan zakat untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ucapnya.
BERITA17/01/2025 | Admin
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, BAZNAS RI Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS Sumbar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendukung penuh upaya yang dilakukan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Sumbar melakukan penguatan tentang konsep pemberdayaan dan membuat desain pemberdayaan bersama masyarakat penerima manfaat (mustahik) untuk seluruh wakil ketua II dan amil pelaksana dari 19 kabupaten/kota.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Ec., Ph.D menyampaikan, program pemberdayaan ekonomi yang diterapkan BAZNAS Provinsi Sumbar sangat menarik, namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah wajib adanya para pendamping.
“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa yang sukses melakukan pemberdayaan ekonomi Z-Auto, ZMart, Z-Chicken, itu harus ada pendamping. Karena pendamping ini yang memberikan motivasi untuk terus berusaha, sebab biasanya orang kalau sudah gagal ingin cepat-cepat ganti usaha yang lain,” ujar Prof Nadra dalam Pengajian Selasa Pagi bertema Pembinaan Usaha Ultra Mikro BAZNAS Sumbar yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui BAZNAS TV, Selasa (14/1/2025).
Menurutnya, para pendamping selain memberikan motivasi kepada masyarakat peneriman manfaat, juga bisa memberikan arahan terkait pengelolaan keuangan usaha mikronya. Katanya, pengusaha yang gagal biasanya karena tidak memiliki pembukuan keuangan yang jelas.
“Karena biasanya kalau tidak ada pembukuan keuangan, modalnya akan dipakai. Jika diajarkan pembukuan keuangan, tidak akan dipakai itu modal usahanya. Jadi pendamping juga penting untuk mengajarkan bagaimana cara melakukan pembukuan keuangan,” ucap Prof Nadra.
Selain itu, lanjut Prof Nadra, kehadiran pendamping juga penting untuk mengajarkan cara memasarkan produk-produk yang dihasilkan. Kreativitas para pendamping sangat diperlukan agar para penerima manfaat dapat memaksimalkan penjualan hasil produksinya.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Sumbar, Ir. H. Firdaus, M.Si., menyampaikan, BAZNAS Sumbar memberikan bimbingan teknis pemberdayaan terhadap wakil ketua II dan amil pelaksana di 19 kabupaten/kota dengan tujuan agar mereka dapat memberikan pelatihan di wilayahnya masing-masing.
“Sejak dua tahun lalu kami memberikan bimbingan teknis pemberdayaan ekonomi terhadap wakil ketua II yang membidangi pendistribusian dan amil pelaksana, sehingga diharapkan setelah pelatihan secara konseptual kawan-kawan di kabupaten/kota memahami bagaimana mendesain program pemberdayaan yang partisipatif atau melibatkan calon penerima manfaat,” paparnya.
Lebih lanjut, Firdaus menambahkan, BAZNAS Sumbar juga melakukan kerja sama dengan BAZNAS Padang Panjang untuk menyukseskan program pemberdayaan kelompok Z-Auto dengan 11 orang mustahik yang dibantu dengan total nilai bantuan Rp154.050.000.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dari bengkel-bengkel kecil yang ada di sepanjang jalan di Padang Panjang. Jadi kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan apakah mereka memenuhi syarat sebelum diberikan bantuan,” katanya.
BERITA15/01/2025 | admin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Subang.
Lihat Daftar Rekening →